Tersinggung, Joki Motor Tong Setan Tewas Dibacok Rekan Sendiri

Haryanto, iNews · Minggu 27 September 2020 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 27 340 2284509 tersinggung-joki-motor-tong-setan-tewas-dibacok-rekan-sendiri-dXKjr27VT6.jpg Rekonstruksi pembunuhan joki motor tong setan. Foto: Haryanto

BANGKA BELITUNG – Seorang joki permainan motor tong setan tewas dibacok rekan sendiri. Kejadian ini dipicu ketersinggungan pelaku oleh ucapan korban.

Rekonstruksi pembunuhan yang melibatkan dua joki permainan tong setan ini digelar Polres Pangkalpinang dan disaksikan juga Jaksa Penuntut Umum Kejari Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna mengungkap fakta sebenarnya.

Dalam 28 adegan yang diperagakan, terungkap pelaku menghabisi nyawa korban, karena tidak terima ditegur saat mengelupas kelapa di atas kursi.

Rekontruksi kasus pembunuhan terhadap Vicki alias Luak (30) yang merupakan joki motor tong setan digelar di Mapolres Pangkalpinang.

Satu per satu adegan diperagakan pelaku atas nama Hendri, dengan korban yang diperankan oleh anggota Polres Pangkalpinang.

Baca Juga: Polisi Kejar Geng Motor Pelaku Pembacokan di Pesanggrahan

Peristiwa naas bermula dari adegan ke-14, saat korban menegur pelaku untuk tidak mengupas kelapa di atas kursi.

Pelaku yang tak terima langsung menyerang korban dengan sebilah parang. Pada adegan ke-15, pembacokan dilayangkan ke arah tangan kanan korban.

Korban yang tersungkur terus diserang pelaku berkali - kali ke beberapa bagian tubuh, hingga ke adegan 25 yang membuat korban tewas di tempat. Lalu pada adegan ke-28 pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Rekontruksi digelar untuk melengkapi berkas acara pemeriksaan, sebelum perkara ini masuk ke tahap persidangan di pengadilan.

Di rekonstruksi Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra mengatakan pelaku kini menyesali perbuataany.

Baca Juga: Rebutan Karaoke di Pesta Pernikahan, Pemuda Ini Dibacok Tetangganya 

“Dia hanya sedikit stres saja, artinya pada saat itu merasa bahwa sudah membunuh orang, dia sudah menyesal,” ucapnya pada Minggu (27/9/2020).

Untuk diketahui pembunuhan tersebut terjadi pada awal Agustus 2020. Korban ditemukan tewas penuh luka bacok. Namun tak sampai dua jam melarikan diri, pelaku berhasil ditangkap.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini