Armenia dan Azerbaijan Setujui Gencatan Senjata di Nagorno-Karabagh

Rahman Asmardika, Okezone · Sabtu 10 Oktober 2020 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 10 18 2291505 armenia-dan-azerbaijan-setujui-gencatan-senjata-di-nagorno-karabagh-r4Srlhux2L.jpg Foto: Kementerian Pertahanan Azerbaijan.

MOSKOW - Armenia dan Azerbaijan telah menyetujui gencatan senjata sementara dalam konflik di wilayah Nagorno-Karabakh yang disengketakan. Perjanjian gencatan senjata itu diumumkan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov pada Sabtu (10/10/2020) dini hari waktu Moskow, setelah 10 jam pembicaraan di Ibu Kota Rusia.

Permusuhan akan dihentikan mulai tengah hari pada Sabtu, untuk memungkinkan pertukaran tahanan dan evakuasi mayat. Lavrov mengatakan kedua negara sekarang akan memulai pembicaraan "substantif", demikian diwartakan BBC.

BACA JUGA: Pertempuran Kembali Pecah di Nagorno-Karabagh, Armenia Tembak Jatuh Helikopter Azerbaijan

Nagorno-Karabakh dijalankan oleh etnis Armenia meskipun secara resmi merupakan bagian dari Azerbaijan.

Kedua bekas Republik Soviet itu saling menyalahkan atas pecahnya kekerasan terbaru - yang terburuk dalam beberapa dekade.

Lebih dari 300 orang tewas dan ribuan mengungsi sejak kekerasan terakhir dalam konflik berkepanjangan yang meletus pada 27 September. Pertempuran itu telah membuat sekira 70.000 orang mengungsi.

BACA JUGA: Wilayah Sipil Nagorno-Karabagh Dihantam Rudal, Azerbaijan dan Armenia Saling Tuding

Kota utama di kawasan Nagorno-Karabagh, Stepanakert, telah mengalami beberapa hari penembakan dengan penduduk yang berlindung di ruang bawah tanah dan sebagian besar kota dibiarkan tanpa listrik.

Armenia dan Azerbaijan berperang memperebutkan Nagorno-Karabakh pada 1988-94, akhirnya mengumumkan gencatan senjata. Namun, mereka tidak pernah mencapai penyelesaian dalam perselisihan tersebut.

Rusia memiliki pangkalan militer di Armenia dan keduanya merupakan anggota aliansi Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO). Namun Moskow juga memiliki hubungan baik dengan Azerbaijan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini