"Dari jumlah tersebut pihak Bank BNI baru menyelesaikan 11.433 atau kisaran 10-11% sesuai dengan yang di-input pada tahap pertama pada bulan Agustus kemarin. Disamping dapat digunakan untuk menebus pupuk subsidi sesuai kebutuhan, kartu tani juga nantinya para petani dapat terkontrol untuk kebutuhan pupuknya," kata Marsudi.
Marsudi menambahkan, Kartu Tani juga untuk mengedukasi para petani di Kabupaten Ngawi dengan menabung. Sebab, untuk dapat mengambil pupuk subsidi yang sesuai e-RDKK dapat dilakukan kalau dalam rekening yang dimiliki terdapat saldo yang mencukupi.
“Kita berharap akhir tahun ini Bank BNI dapat menyelesaikan proses Kartu Tani sehingga pada awal musim tanam tahun depan sudah dapat dipergunakan,” harapnya.
CM
(Yaomi Suhayatmi)