JAKARTA - Di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbolehkan bioskop kembali beroperasi, dengan protokol kesehatan Covid-19.
Terkait hal itu Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan dibukanya bioskop di masa PSBB transisi sangat rentan menjadikan sebuah klaster baru.
“Sangat rentan (menjadi klaster Covid-19),”kata Dicky kepada Okezone di Jakarta, Rabu (14/10/2020).
Dicky melanjutkan, bahwa dibukanya bioskop di masa PSBB transisi ini adalah lebih kepada faktor ekonomi yang dipikirkan oleh Pemprov DKI Jakarta.
Baca juga:
20% Warga Kota Bogor Bakal Disuntik Vaksin Corona November 2020
Antisipasi Kericuhan, Seluruh Bus Transjakarta Berhenti Beroperasi
Namun demikian, kata Dicky, saat bioskop kembali beroprasi diharapkan pengelola dapat menerapkan kapasitas pengunjung tidak boleh lebih dari 50 persen.
“Kemudian juga bagaimana management harus benar (menerapkan aturan) segala macam. Termasuk juga bagaimana kesiapannya,” beber Dicky.