Gencatan Senjata Dilanggar, Krisis Kemanusiaan Bayangi Nagorno-Karabagh

Agregasi VOA, · Rabu 14 Oktober 2020 10:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 18 2293335 gencatan-senjata-dilanggar-krisis-kemanusiaan-bayangi-nagorno-karabagh-AuhvtvVRfq.jpg Seorang pria berdiri di depan puing-puing bangunan di Stepnakert, Nagorno-Karabagh. (Foto: Sputnik)

BAKU - Armenia dan Azerbaijan pada Selasa (13/10/2020) saling tuduh pihak musuh telah melanggar gencatan senjata kemanusiaan.

Kantor berita Reuters menyaksikan penembakan di Kota Martuni di Nagorno-Karabakh, dan di Terter, Azerbaijan. Kedua pihak membantah melanggar gencatan senjata yang dimediasi Rusia dan mulai berlaku Sabtu lalu.

BACA JUGA: Pertempuran Kembali Pecah di Nagorno-Karabagh, Armenia Tembak Jatuh Helikopter Azerbaijan

Nagorno-Karabakh adalah daerah kantong di Azerbaijan yang diperintah dan dihuni oleh etnis Armenia. Perselisihan atas wilayah itu dalam beberapa minggu terakhir adalah yang terburuk sejak pertengahan 1990-an.

Mata dunia mencermati bentrokan itu karena daerah tersebut merupakan jalur ekspor minyak dan gas Azerbaijan. Turki dan Rusia, yang bersekutu dengan pihak yang berlawanan, berisiko terseret ke dalam konflik, demikian diwartakan VOA.

Ratusan orang tewas, dan semakin banyak orang mengungsi.

BACA JUGA: Armenia dan Azerbaijan Setujui Gencatan Senjata di Nagorno-Karabagh

Konflik itu memperburuk penyebaran Covid-19 di kedua negara. Kasus baru di Armenia berlipat ganda dalam dua minggu terakhir. Di Azerbaijan, kasus virus corona naik sekitar 80 persen dalam seminggu ini.

Komite Palang Merah Internasional (ICRC) mengajukan permohonan bantuan karena diperkirakan puluhan ribu orang akan membutuhkan bantuan dalam tiga bulan ke depan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini