Mengaku Kena Kutukan, Turis Kembalikan Artefak yang Dicuri dari Pompeii

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 14 Oktober 2020 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 18 2293568 mengaku-kena-kutukan-turis-kembalikan-artefak-yang-dicuri-dari-pompeii-VpfMVIfWA7.jpg Peneliti memeriksa jasad-jasad yang ditemukan di Pompeii. (Foto: The Sun)

ROMA - Para turis telah mengembalikan artifak-artefak Romawi yang mereka curi, mengklaim "kutukan Pompeii" memberi mereka kanker atau membuat mereka bangkrut. Relik-relik itu dikembalikan ke Pompeii, bersama dengan surat-surat yang mengakui kesalahan mereka, sehingga sebuah museum telah didirikan untuk menyimpannya.

Wisatawan Kanada Nicole, (36), mengirim kembali dua ubin mosaik, sepotong keramik, dan bagian dari amfora atau wadah ke agen perjalanan di Pompeii. Dia telah mengambil barang-barang itu selama kunjungan ke kota kuno tersebut pada 2005, kemudian mengatakan barang-barang itu telah memberinya nasib buruk selama 15 tahun.

BACA JUGA: Artefak Kuno Ini Dikembalikan Pencuri karena Membawa Kutukan, Nih Kisahnya!

Nicole menyertakan surat dengan barang yang dikembalikan.

"Tolong, bawa mereka kembali, itu membawa kesialan,” tulis Nicole dalam surat yang dilansir The Times.

"Saya sekarang 36 tahun dan menderita kanker payudara dua kali. Terakhir kali berakhir dengan mastektomi ganda.

“Saya dan keluarga saya juga memiliki masalah keuangan. Kami orang baik dan saya tidak ingin mewariskan kutukan ini kepada keluarga atau anak-anak saya," ujarnya.

Dia juga memasukkan surat lain yang ditulis oleh pasangan juga dari Kanada yang mengambil barang dari Pompeii pada 2005.

Beberapa dari mereka yang telah mengambil barang dari kota mencoba menjualnya secara online.

BACA JUGA: 10 Hal Tentang Orang Mesir Kuno Bisa Dipelajari dari Piramida

Pompeii adalah salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi di Italia.

Kota ini terkubur dalam abu akibat letusan Gunung Vesuvius pada 79 M, dan dilestarikan hingga ditemukan kembali pada abad ke-16.

"Kutukan" serupa dikatakan ada dalam kaitannya dengan firaun Mesir. Beberapa mempercayai kutukan itu membawa kemalangan bagi siapa saja yang mengganggu tempat peristirahatan raja atau ratu Mesir kuno.

Pada Februari, muncul kekhawatiran bahwa kutukan tersebut akan dipicu oleh pemindahan jasad Tutankhamun dan 5.000 artefak lainnya. Mumi raja itu saat ini terbaring di makamnya di Lembah Para Raja di Luxor, yang menjadi tempat peristirahatannya selama lebih dari 3.300 tahun.

Ada rencana untuk memindahkan tubuhnya ke Museum Agung Mesir di Giza. Namun, rencana tersebut membuat rakyat Mesir kesal karena mumi itu akan pindah dari apa yang mereka lihat sebagai rumahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini