Vaksin Covid-19, Ridwan Kamil: Berita Baik Itu Sudah Dekat

Agregasi Sindonews.com, · Kamis 15 Oktober 2020 09:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 525 2293912 vaksin-covid-19-ridwan-kamil-berita-baik-itu-sudah-dekat-pE2bP83CkO.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Foto: Instagram Ridwan Kamil

BANDUNG – Pemerintah berencana melakukan vaksinasi kepada warga sebagai upaya pencegahan penularan virus corona (Covid-19). Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil berharap kedatangan vaksi bisa mengakhiri wabah penyakit corona tersebut.

"Berita vaksin sudah datang, mudah-mudahan menjadi cerita akhir dari pandemi yang melelahkan ini. Hanya karena jumlahnya terbatas, maka kita harus berikhtiar supaya jumlahnya sesuai dengan yang membutuhkan," ungkap pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

"Karena vaksin itu juga disuntikkan harus dua kali jadi. Jumlah penduduk Indonesia banyak dan itu sebuah tantangan yang luar biasa, tapi berita baik itu sudah dekat lah," tambahnya.

Kang Emil kini tengah menunggu informasi detil terkait pola pendistribusian vaksin tersebut. Barangnya sendiri dikabarkan datang pada November- Desember 2020.

Baca Juga: 7 Kelompok Prioritas Penerima Vaksin, Nomor 3 Pelajar 

Kang Emil yang juga menjabat Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar. menerangkan bahwa vaksin yang bakal hadir di Indonesia terbagi ke dalam dua pilihan.

Selain dibeli pemerintah pusat, vaksin juga bakal diproduksi di Indonesia pascaujiklinis selesai dilakukan.

"Yang dibeli langsung itu kemungkinan bulan depan dan Desember sudah hadir. Kedua, vaksin yang dites pada diri saya akan diproduksi dalam negeri oleh Biofarma dan itu jumlahnya bisa ratus juta dosis, kira-kira begitu," ujar Ridwan Kamil di Bandung, Rabu 14 Oktober 2020.

Baca Juga: Jubir Satgas Covid-19 Pastikan Vaksin yang Masuk ke Indonesia Aman


Meski begitu ia mengatakan bahwa vaksin yang dibeli oleh pemerintah pusat jumlahnya terbatas. Oleh karenanya, pemerintah pusat tengah mencari pola distribusi yang tepat terkait siapa yang harus diprioritaskan mendapatkan vaksin itu.

"Nanti komposisinya dimana tentu akan kita informasikan, tapi yang pasti didahulukan kepada mereka yang berada di garis depan, tenaga kesehatan," ujar Kang Emil.

Selain untuk tenaga kesehatan, vaksin yang dibeli pemerintah pusat menurutnya kemungkinan besar bakal diprioritaskan untuk masyarakat di wilayah zona merah Covid-19.

"Berapa jumlahnya itu masih dibicarakan. Mungkin dalam minggu-minggu ini ada kabar detail (siapa) yang diberi (vaksin) secara langsung untuk masyarakat di Indonesia, khususnya Jawa Barat," tutur Gubernur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini