Tentara China Dikembalikan India Setelah Nyasar di Perbatasan

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 21 Oktober 2020 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 18 2297256 tentara-china-dikembalikan-india-setelah-nyasar-di-perbatasan-t8iBTzAzfB.jpg Foto: EPA-EFE.

NEW DELHI - Seorang tentara China yang ditangkap setelah tersasar melintasi perbatasan di India-China telah dipulangkan, demikian disampaikan pejabat militer India. Pada Senin (19/10/2020) pejabat India mengatakan bahwa Tentara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) itu ditangkap di daerah Demchok di Ladakh, yang disengketakan kedua negara.

Dalam sebuah pernyataan yang dilansir BBC, militer India mengatakan bahwa tentara itu kehilangan arah dan diberi bantuan medis dan oksigen.

BACA JUGA: China Kirimkan 10.000 Pasukan Tambahan ke Perbatasan di Tengah Ketegangan dengan India

Militer India mengatakan tentara itu dikembalikan sesuai dengan "protokol yang ditetapkan".

Tentara dari kedua negara secara berkala bertempur di sepanjang perbatasan samar, yang disebut Garis Kontrol Aktual (LAC). Kedua belah pihak saling menuduh satu sama lain menyimpang ke wilayah mereka, yang terkadang mengakibatkan bentrokan.

Ketegangan meningkat antara kedua negara sejak bentrokan mematikan di wilayah yang disengketakan pada bulan Juni. Insiden terbaru terjadi setelah beberapa putaran pembicaraan tingkat militer antara kedua belah pihak untuk meredakan situasi.

Ini bukan pertama kalinya kedua belah pihak menyerahkan warga yang tersesat di perbatasan.

BACA JUGA: Ketegangan Meningkat Setelah Pasukan China Diklaim Culik Warga India di Perbatasan

Pada September, China membebaskan lima warga negara India setelah mereka melintasi perbatasan. India mengatakan para pemuda, dari negara yang berbatasan dengan China, adalah pemburu yang secara tidak sengaja masuk ke wilayah China.

Hubungan antara kedua negara telah memburuk sejak Juni, ketika sedikitnya 20 tentara India tewas dalam pertempuran di daerah perbatasan yang disengketakan di Ladakh. China tidak mengomentari laporan bahwa mereka juga menderita korban.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini