"Namun, satu masalah adalah bahwa penjualan jet Austria memerlukan persetujuan dari keempat negara produsen (Jerman, Italia, Inggris, Spanyol) dan Amerika Serikat," tulis Kronen.
Ternyata, Prabowo dan Klaudia tidak hanya membahas ihwal pembelian Eurofighters saja, akan tetapi juga membahas berbagai macam hal. Di antaranya peluang penandatanganan MoU sebagai payung hukum bilateral dan perkembangan penanganan Covid-19 di masing-masing negara
Hal itu dituliskan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Wina Austria pada Selasa malam melalui keterangan tertulisnya. "Kedua Menteri Pertahanan membahas peluang peningkatan kerja sama bilateral di bidang pertahanan yang dapat dijajaki lebih lanjut melalui pembentukan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai payung (umbrella agreement) kerja sama pertahanan kedua negara di masa yang akan datang." tulis KBRI Wina.
"Selain membahas isu-isu pertahanan, kedua Menteri juga saling memberikan informasi perkembangan penanganan pandemi Covid-19 di masing-masing negara," tulis KBRI Wina mengkahiri keterangannya.
Sekadar informasi, sebelum tiba di Austria, Prabowo telah berkunjung ke Amerika Serikat selama empat hari, sejak 15 Oktober hingga 19 Oktober 2020. Kunjungan tersebut untuk memenuhi undangan Menhan Amerika Serikat, Mark Esper.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.