Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jumlah Suspek Covid-19 di Indonesia Berkurang Jadi 161.763 Orang

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2020 |15:50 WIB
Jumlah Suspek Covid-19 di Indonesia Berkurang Jadi 161.763 Orang
Ilustrasi pasien corona. (Foto : Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah melaporkan, sebanyak 161.763 orang menjadi suspek virus corona (Covid-19), per hari ini, Jumat (23/10/2020).

Jumlah suspek hari ini berkurang dibandingkan kemarin. Pada Kamis (22/10/2020), suspek Covid-19 sebanyak 164.346 orang atau berkurang 2.583 orang pada hari ini.

Sebagaimana diketahui, suspek adalah orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan, atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

Orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA, dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19.

Sementara orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit, dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Sebagai catatan, istilah suspek sebelumnya dikenal dengan pasien dalam pengawasan (PDP).

Sementara itu, kasus positif pada hari ini bertambah 4.369 sehingga total menjadi 381.910 orang.

Kasus sembuh pada hari ini tercatat 4.094 orang. Secara keseluruhan, 305.100 orang telah sembuh dari corona.

Baca Juga : Update Corona di Indonesia 23 Oktober 2020: Positif 381.910 Orang, 305.100 Sembuh & 13.077 Meninggal

Sementara kasus kematian terkait Covid-19 sebanyak 118 orang. Hingga saat ini, kasus kematian terkait Covid-19 mencapai 13.077 orang.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement