Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

JGF 2020 : Para Pakar Kemukakan Strategi Dunia Hadapi Tantangan Dampak Covid-19

Karina Asta Widara , Jurnalis-Sabtu, 24 Oktober 2020 |11:31 WIB
JGF 2020 : Para Pakar Kemukakan Strategi Dunia Hadapi Tantangan Dampak Covid-19
Foto: Dok Lemhannas
A
A
A

JAKARTA - Acara Jakarta Geopolitical Forum IV 2020 (JGF) dengan tema 'Geopolitical Landscape In The Covid-19 Era' digelar pada Rabu (21/10/2020) di MNC Conference Hall, MNC Tower, Kebon Sirih Jakara Pusat. Acara yang merupakan hasil kerja sama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) bekerjasama dengan MNC Media ini dibuka oleh Gubernur Lemhannas RI Letjen (Purn) Agus Widjojo.

Dalam pembukaannya pada sesi pertama, Agus mengatakan jika pandemi Covid-19 ini sudah memberikan dampak besar pada kehidupan di dunia, termasuk dalam hubungan internasional dan geopolitik.

Secara Virtual, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan di tengah dinamika geopolitik kawasan dan global yang terkena imbas pandemi virus korona (covid-19). Indonesia akan terus mendorong kerjasama dengan negara-negara lainnya dalam menghadapi pandemi Covid-19. Terkait hal tersebut, Retno juga menyayangkan adanya sejumlah negara yang justru semakin memperluas pengaruhnya dan saling bersaing di tengah pandemi.

"Indonesia selalu memilih kerja sama daripada kompetisi, dialog dibanding rivalitas," terang Retno.

Rukmani Gupta, Janes Senior Analyst for Asia Pacific Military Capabilities menyinggung tentang pentingnya multilateralisme dalam menghadapi tantangan-tantangan yang kini tengah terjadi di banyak belahan dunia. Analis senior militer asia pasific ini mengatakan jika Covid-19 ini telah membawa dampak yang besar pada biopolitik dan sebetulnya hal ini bukan hal yang baru tapi kondisi ini diperburuk karena adanya pandemi Covid-19 yang semakin meluas.

"Salah satu diantaranya adalah hal-hal yang terkait dengan dunia yang ada. Misalnya saja tentang tata dunia baru yang merupakan tantangan demokrasi dan prularisme yang telah mengalami penurunan selama 10 tahun terakhir," paparnya

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement