Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 25 Oktober: Tsunami di Kepulauan Mentawai

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Minggu, 25 Oktober 2020 |08:01 WIB
 Peristiwa 25 Oktober: Tsunami di Kepulauan Mentawai
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Beberapa peristiwa dan catatan sejarah penting terjadi baik dalam maupun luar negeri, yang terjadi pada tanggal 25 Oktober tiap tahunnya. Beberapa diantaranya adalah gempa bumi dan tsunami di Kepulauan Mentawai.

Untuk mengingat ataupun menambah wawasan sejarah, Okezone telah merangkum sejumlah peristiwa dan kejadian penting di tanggal 25 Oktober dari Wikipedia, antara lain:

1. Tsunami Kepulauan Mentawai

Gempa Bumi Kepulauan Mentawai terjadi pada 25 Oktober 2010 dengan 7,7 MW gempa Bumi terjadi dilepas pantai Sumatera.

United States Geological Survey(USGS) menyatakan gempa terjadi pada pukul 21:42 waktu lokal (14:42 UTC), sekitar 150 mil (240 km) sebelah barat Bengkulu, dekat dengan Kepulauan Mentawai. USGS awalnya melaporkan episentrum gempa Bumi terjadi pada kedalaman 20,5 mil (33,0 km), tetapi kemudian melaporkan bahwa kedalaman episentrum gempa pada kedalaman 8,8 mil (14,2 km).

Dan kemudian 12,8 mil (20,6 km) USGS juga awalnya memperkirakan magnitudo gempa 7,5 skala richter sebelum merevisi menjadi 7,7 skala richter.

Kemudian, gelombang tsunami menewaskan ratusan warga di pantai Kabupaten Kepulauan Mentawai, dan ratusan warga dinyatakan hilang.

 Gema

2. Pengeboman di Baghdad

Pengeboman Baghdad 25 Oktober 2009 merupakan salah satu pengeboman yang dilakukan oleh teroris di Baghdad, Irak. Jumlah korban tewas mencapai 155 orang dan 721 korban terluka.

Pengeboman ini dilakukan di luar kompleks Kementrian Hakim dan Dewan Provinsi Baghdad.

3. Nelson Mandela dijatuhi hukuman lima tahun penjara.

Nelson Mandela adalah seorang revolusioner antiapartheid dan politisi Afrika Selatan yang menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan sejak 1994 sampai 1999.

Ia adalah orang Afrika Selatan berkulit hitam pertama yang memegang jabatan tersebut, dan presiden pertama yang terpilih melalui keterwakilan penuh, dalam sebuah pemilu multiras. Pemerintahannya berfokus pada penghapusan pengaruh apartheid dengan memberantas rasisme, kemiskinan dan kesenjangan, dan mendorong rekonsiliasi rasial.

Pada 1962, ia ditahan dan dituduh melakukan sabotase dan bersekongkol menggulingkan pemerintahan, dan dihukum penjara seumur hidup di Pengadilan Rivonia.

4. Pertempuran Teluk Leyte

Pertempuran Teluk Leyte, yang awalnya dikenal sebagai Pertempuran Laut Filipina Kedua, adalah pertempuran angkatan laut yang umumnya dianggap terbesar pada Perang Dunia II dan, menurut beberapa kriteria, mungkin pertempuran angkatan laut terbesar dalam sejarah.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement