Kerajinan Tangan Nusantara yang Mendunia

Yaomi Suhayatmi, · Senin 26 Oktober 2020 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 1 2299697 kerajinan-tangan-nusantara-yang-mendunia-NHX69kFRvP.jpg Foto : Dok.Okezone

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keragaman budaya dan keseniannya. Hal itu terlihat dari banyaknya kerajinan tangan #DiIndonesiaAja yang dihasilkan oleh masyarakat di berbagai penjuru daerah, bahkan kerajinan tangan Indonesia sudah dikenal sampai ke pelosok dunia.

Kerajinan tangan asli Indonesia yang memang beragam dan masing-masing memiliki keunikan dengan menonjolkan kebudayaan asli Indonesia. Bagi kamu yang berencana melakukan wisata ke beberapa daerah, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh kerajinan tangan di daerah yang kamu kunjungi. Saat mengunjungi daerah-daerah wisata #DiIndonesiaAja pastikan kamu mematuhi protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, hingga memakai masker. Berikut kerajinan tangan nusantara yang mendunia:

Ukiran Kayu

Indonesia unggul akan kualitas kayunya karena tumbuh di negara tropis. Ditambah pula dengan lihainya para pengukir kayu yang telah dikenal menciptakan kerajinan ukir kayu yang telah terdengar kabarnya ke ujung dunia. Terbukti, kaligrafi, patung, dan relief dari kota Jepara yang telah banyak diekspor, bahkan sampai ke Eropa. Selain Jepara, Gianyar juga dikenal sebagai daerah penghasil kerajinan dengan nilai seni tinggi. Satu di antaranya adalah kerajinan ukiran kayu tradisional yang reputasinya telah tersebar hingga ke mancanegara.

Ukiran kayu asal Gianyar dikenal karena rancangan yang khas, detail ukiran yang rapi, dan jenis bahan baku yang berkualitas tinggi. Tak heran jika harga jualnya pun dapat menembus belasan dan bahkan puluhan juta. Kerajinan ukiran kayu asal Gianyar memang bukan suvenir sembarangan. Proses pembuatan sebuah patung berkisar antara 1-4 bulan, melalui beberapa tahapan.

Lamanya proses pengerjaan ini bergantung pada besarnya patung atau pahatan yang dibuat, jenis kayu, dan banyaknya detail ukiran dalam patung atau ukiran yang dibuat. Selain itu, karena sentuhan dari setiap seniman pematung memiliki kekhasan tersendiri, lama pengerjaan pahatan atau patung dari tiap seniman amat bervariasi.

Foto: Dok.Okezone

Detail ornamen yang ada dalam tiap ukiran atau patung pun amat khas dan memiliki tingkat kerumitan tersendiri, sehingga mempengaruhi harga jualnya. Sementara, jenis bahan akan berpengaruh terhadap nilai setiap patung dalam jangka waktu yang panjang. Jenis kayu yang paling umum digunakan para pengrajin di Gianyar adalah kayu suar (trembesi) yang berasal dari Jawa dan Kalimantan.

Kerajinan Batik

Siapa yang tak mengenal batik? Eksistensinya sebagai warisan nenek moyang Indonesia pun telah diakui oleh seluruh negara di dunia. Bahkan banyak selebriti Hollywood yang pernah juga mengenakan rancangan batik hasil tangan desainer kenamaan tanah air untuk menemaninya bergaya di karpet merah lho.

Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada sebuah kain kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu dan memiliki kekhasan dari motif masing-masing daerah. Selama ini kita mungkin mengira bahwa batik hanya berasal dari daerah Jawa saja. Namun, daerah lain, seperti Sumatera, Kalimantan dan daerah lainnya di Indonesia juga memiliki berbagai motif batik yang menjadi khas masing-masing dan sudah dikenal hingga mancanegara.

Foto: Dok.Okezone

Motif batik dari bumi Serambi Mekkah ini memang belum terlalu terkenal seperti kebanyakan motif dari tanah Jawa lainnya. Namun, motif batik dari Aceh ini memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri sehingga membedakan dari motif batik kebanyakan lainnya. Motif batik dari Aceh ini menampilkan unsur alam dan budaya Aceh dalam perpaduan warnanya. Warna pada batik Aceh ini lebih dominan menggunakan warna-warna yang cerah seperti merah, kuning, hijau, merah muda, orange dan lain sebagainya.

Kombinasi dari warna-warna cerah yang digunakan inilah yang membuat motif batik dari Aceh ini menjadi unik dan glamor. Setiap motif dan warna yang digunakan dalam motif batik ini mengandung makna dan filosofi luhur kehidupan yang menjadi kearifan budaya lokal serta pedoman hidup bagi masyarakat Aceh. Beberapa motif batik Aceh di antaranya yaitu motif tolak angin, motif pintu aceh, motif batik bunga jeumpa, motif batik awan meucanek, motif batik gayo, dan masih banyak motif lainnya.

Kerajinan Kulit

Kulit adalah salah satu bahan dasar kerajinan untuk membuat produk – produk yang bermaterialkan dari kulit itu sendiri. Kulit yang biasanya digunakan tentunya kulit hewan, seperti kulit sapi, kulit kambing, kulit biawak, kulit ular, dan lainnya. Produk kerajinan kulit pun bisa bermacam-macam, ada kerajianan untuk produk tas, dompet, sepatu, sendal, dan masih banyak lagi lainnya.

Foto: Dok.Okezone

Produk kerajinan kulit yang asli mempunyai harga yang lebih mahal atau berbeda dari bahan kulit imitasi (yang familiar dengan bahan sintesis). Di Indonesia sendiri sekarang sudah banyak pengrajin kulit dan produk-produk dari kulit. Soal kualitas produk kulit jangan anggap remeh. Beberapa pengrajin bahkan sudah kerjasama atau mengirim produksi mereka di luar negeri. Untuk kamu para pecinta fashion akan lebih tertarik untuk mengoleksi produk-produk seperti, tas kulit, dompet kulit pria, dompet kulit wanita, sepatu kulit, sendal kulit, dan masih banyak lainnya.

Kerajinan Perak

Kalau menyebut daerah pengrajin perak, biasanya langsung terbersit di Kotagede, sebuah kecamatan di Kota Jogja. Sejarah daerah pengrajin di kota wisata ini berkat pengaruh Belanda. Pada abad ke-16 mereka datang untuk memesan alat-alat rumah tangga yang terbuat dari perak kepada penduduk Kotagede kala itu. Semenjak saat ini, kerajinan perak mulai berkembang hingga kini menjadi kawasan wisata perak di Indonesia.

Foto: Dok.Kotagedesilver.com

Kerajinan yang dihasilkan berupa cincin, gantungan kunci, replika Candi Borobudur, dan banyak lagi. Kamu bisa menemukan deretan toko penjual hasil kerajinan perak di Kotagede, bisa mendapatkan cendera mata berbahan perak dengan bermodalkan kurang lebih Rp100 ribu per suvenir.

Selain Jogja, daerah pengrajin perak di Bali salah satunya adalah Desa Celuk yang telah beroperasi semenjak tahun 1976. Hampir seluruh penduduk desa ini berprofesi sebagai pengrajin perak, menghasilkan produk berupa perhiasan, perlengkapan makan, seperti sendok garpu, patung, dan lainnya.

Bahkan tidak hanya dipasarkan di Indonesia saja, hasil kerajinan perak ini telah diekspor ke luar negeri. Kamu bisa mendapatkan kerajinan perak dengan harga bervariasi di Desa Celuk Kecamatan Sukmawati Kabupaten Gianyar. Kamu juga bisa melihat proses pembuatan kerajinan perak di desa ini.

Itulah beberapa kerajinan tangan #DiIndonesiaAja yang sudah mendunia. Yuk, wujudkan rasa cinta Tanah Air dengan mengoleksi kerajinan tangan nusantara dari berbagai daerah di Indonesia. Pastikan kamu mematuhi protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, hingga memakai masker, saat berburu berbagai kerajinan tangan nusantara di berbagai daerah.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini