Wagub Banten Ajak Pemuda Punya Andil Signifikan di Masa Pandemi Covid-19

Agregasi Sindonews.com, · Kamis 29 Oktober 2020 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 340 2301065 wagub-banten-ajak-pemuda-punya-andil-signifikan-di-masa-pandemi-covid-19-jTALLH6LWf.jpg Wagub Banten Andika Hazmury (Foto : Okezone.com)

SERANG - Sejak kemerdekaan pemuda punya andil signifikan. Untuk itu pemuda di tengah kondisi pandemi Covid-19 harus mengambil peran besar dalam melakukan pencegahan virus corona.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy usai Upacara Peringatan Hari Sumpah PemudaTingkat Nasional secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang Rabu, 28 Oktober 2020.

"Sampai hari ini, semua peristiwa-peristiwa monumental ya pasti itu perannya pemuda," kata dia.

Pemuda, sambungnya, harus menjadi garda terdepan dalam menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan dimana pun dan kapan pun tanpa kompromi.

"Hal tersebut bisa dilakukan pemuda. Baik secara pribadi, melalui media sosial yang memang menjadi wahana baru anak muda saat ini. Maupun secara kolektif, melalui gerakan penyadaran atau pun gerakan pemberian bantuan," kata dia.

Andika juga mengakui, sudah sangat banyak pemuda yang berperan dalam pencegahan dan membantu terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19. "Banyak anak muda yang bikin gerakan peduli sosial kepada masyarakat terdampak pandemi ini. Itu salah satunya," tuturnya.

Dirinya pun berpesan agar pemuda bisa lebih produktif di masa pandemi ini. Pandemi jangan sampai menjadi alasan untuk bermalas-malasan atau tidak melakukan aktivitas yang produktif. "Justru seharusnya inilah momennya. Dimana pemuda memiliki banyak waktu dengan ditunjang era internet saat ini, tidak ada yang tidak bisa dilakukan meski tidak bertemu fisik misalnya," kata dia.

Sementara itu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam sambutannya melakui tayangan video menegaskan, semangat Sumpah Pemuda yang dibacakan pada 28 Oktober 1928 harus terus berkobar. Spirit itu dinilai masih relevan dengan perkembangan zaman.

“Semangat Sumpah Pemuda harus terus menyala menghadapi dunia yang berubah dengan cepat,” ungkapnya.

Presiden mengatakan, tepat 92 tahun lalu pemuda dari seluruh penjuru Nusantara bersatu di tengah perbedaan latar belakang. Mereka mengikrarkan diri menjadi Indonesia yang satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Semangat tersebut, lanjutnya, harus dipertahankan di tengah persaingan yang semakin sengit antarnegara dan antarindividu.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini