Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Deretan Aksi Arogan Pengendara Moge

Fahreza Rizky , Jurnalis-Sabtu, 31 Oktober 2020 |13:09 WIB
Ini Deretan Aksi Arogan Pengendara Moge
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

Tidak terima diberhentikan polantas tersebut, Jodi pun mendekatinya. Ia menanyakan alasan polisi memberhentikannya, padahal menurut Jodi saat itu lampu sudah hijau. Jodi pun sempat mendorong Dasep, dan mengeluarkan ancaman. Beberapa saat kemudian, polisi datang dan mengamankan Jodi.

"Ini hanya salah paham. Saya melihat lampu masih hijau makanya saya maju terus. Ternyata saya kemudian diberhentikan anggota polantas. Ya jelas saya tanya kesalahan saya apa. Selain itu, anggota polisi itu juga memberhentikan saya dengan kasar," kata Jodi kepada wartawan, saat diperiksa di Mapolwiltabes Bandung.

BACA JUGA: Cegat Konvoi Moge, Polisi Amankan 2 Motor Tanpa Plat Nomor

Disinggung apakah dirinya mengeluarkan ancaman terhadap anggota polantas tersebut, Jodi membantahnya. Ia mengaku hanya mengatakan bahwa dirinya juga berasal dari keluarga polisi.

"Saya tidak mengancam. Saya hanya mengatakan bahwa saya juga berasal dari keluarga polisi," kata Jodi.

3. Diduga Langgar Aturan, Konvoi Moge Dihadang Warga

Merasa terganggu dengan aksi pengendara moge yang arogan karena diduga melanggar aturan lalu lintas dan tidak menghargai pengendara lainnya, tiga warga Yogyakarta mengadang konvoi moge di perempatan Condongcatur, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (15/8/2015).

Aksi yang dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB ini, awalnya dilakukan Erlanto Wijoyono (32), warga Condongcatur bersama Andika (19), di Perempatan Condongcatur Sleman. Lalu seorang warga lain turut dalam aksi ini.

Mereka mengadang dan sempat berdebat dengan salah satu pengendara motor berharga ratusan juta ini. Warga meminta pengendara moge menaati peraturan dan tidak membunyikan sirine.

Ketua Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Yogyakarta Gatot Kurniawan meminta maaf kepada masyarakat. Permintaan maaf itu terkait adanya arogansi oknum pengendara moge yang menggangu masyarakat. "Kita meminta maaf kepada masyarakat Yogyakarta," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement