JAKARTA - Pakar Imunisasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Sri Rezeki S. Hadinegoro menegaskan, bahwa vaksinasi Covid-19 penting.
Pasalnya, kata Sri saat ini angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 masih tinggi. Apalagi, hingga 30 Oktober 2020 positif Covid-19 masih terus bertambah yakni 2.897 kasus. Sehingga kini tercatat kasus sebanyak 406.945 orang. Sementara angka kematian akibat Covid-19 menjadi 13.782 orang.
“Kenapa vaksinasi Covid-19 ini penting? Saat ini, angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 masih belum menunjukkan penurunan. Misalnya seperti Covid-19, ketika vaksinasi maka akan terbentuk imun sehingga akan mencegah penularan,” tegas Sri.
Baca juga:
Pakar Ungkap Vaksinasi Efektif hingga 95% Cegah Penyakit Menular
Rapid Test Wisatawan di Puncak, Ditemukan Lagi 7 Kasus Reaktif Covid-19
Vaksinasi Covid-19, Doni Monardo: Tergantung Keputusan Terakhir dari BPOM
Namun, Sri meminta dalam proses pemberian vaksinasi Covid-19 perlu dinilai standar keamanan dan efektivitasnya berdasarkan hasil uji klinis vaksin. Ia mengatakan ada beberapa fase yang harus dilalui.
“Uji vaksin ada dua fase yakni uji pre klinis. Pre Klinis ini merupakan identifikasi. Kemudian uji klinis pada manusia dengan fase turunannya. Kemudian, vaksin juga harus dimonitor, apakah efek-efek vaksin ketika disuntikkan kepada masyarakat,” kata Sri.
Apalagi, kata Sri ada beberapa penyakit yang hanya bisa dicegah dengan vaksinasi seperti campak, difteri, polio, rubella dan masih banyak lainnya.
“Vaksin bekerja untuk mengurangi risiko infeksi dengan melatih sistem imun dalam mengenal dan melawan patogen atau virus dan bakteri. Vaksin akan menghantarkan imunogen yang spesifik. Sehingga mencegah terpapar penyakit menular,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.