Ini Pemicu Bentrok Berdarah 2 Ormas di Sukabumi

Indra Firdaus, iNews · Minggu 01 November 2020 23:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 01 525 2302485 ini-pemicu-bentrok-berdarah-2-ormas-di-sukabumi-XwFEw4RLDH.jpg Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni (Foto: Indra Firdaus)

SUKABUMI - Bentrokan berdarah antara dua organisasi masyarakat (ormas) di Sukabumi, Jawa Barat pecah pada Minggu (1/11/2020) petang. Bentrok tersebut bermula dari pemukulan salah satu anggota ormas.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni menjelaskan, pada Minggu sekira pukul 14.00 WIB, terjadi peristiwa pemukulan dari salah satu anggota ormas. Bermula saat seorang anggota ormas mencari kakaknya di sebuah supermarket.

Baca Juga:  2 Ormas Bentrok di Sukabumi, 4 Orang Terluka Parah

Namun, salah seorang yang ditanya tidak menjawab sehingga terjadilah pemukulan. "Kemudian, berlanjut di jam 4 sore saling bentrok di daerah jalur selatan," ujarnya.

 

Dalam bentrokan tersebut, kata Sumarni, korban luka sebanyak 4 orang. Kini, mereka sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Aparat kepolisian pun melakukan langkah persuasif agar bentrokan tak meluas. Di antaranya dengan melakukan pendekatan ke masing-masing kelompok untuk menurunkan tensi dan mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan masalah.

"Kami lakukan pendekatakn ke masing-masing kelompok untuk turunkan tensi dan saling menjaga untuk itu kami meminta untu saling bermusyawarah jangan sampai masalah ini semakin besar dan kita jaga kondusifitas jangan sampai korban bertambah," ujarnya.

Baca Juga:  Viral Video Baku Hantam Dua Ormas di Sukabumi

Sementara kepada pihak yang melakukan tindakan melanggar hukum, pihaknya akan melakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. "Kami sudah tangani pihak-pihak yang melakukan tindakan melanggar hukum, kami akan proses sesuai ketentuan, kami juga melakukan komunikasi kedua belah pihak untuk menahan diri," tuturnya.

Dua ormas yang terlibat bentrok yakni, Badan Pembina Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) dan Ormas Sapu Jagat.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini