Perahu Terbalik Dihantam Ombak Besar, 3 Nelayan Selamat

Solichan Arif, Koran SI · Minggu 08 November 2020 00:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 07 519 2305946 perahu-terbalik-dihantam-ombak-besar-3-nelayan-selamat-b5okWnV4oO.jpg KM Mina Rezeki tenggelam usai menabrak bangkai kapal di Muara Angke. (Foto : Ilustrasi/Sindonews)

TULUNGAGUNG – Tiga nelayan yang tengah berburu udang lobster di kawasan pantai Pacar Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, dihantam ombak besar. Perahu yang mereka gunakan menjaring lobster, sontak terbalik.

"Ketiganya tercebur ke laut," ujar Kasi Humas Polsek Pucanglaban Aiptu Tri Susilo kepada wartawan Sabtu (7/11/2020).

Ketiga nelayan itu adalah Suliyan (45), Hadi Widodo (29) dan Sutaji (55). Ketiganya warga Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir. Ceritanya, ketiganya berburu lobster dengan menggunakan perahu bermesin berukuran besar. Di perairan yang dianggap lebih tenang, sauh dilempar. Ketiga nelayan lalu berpindah ke sekoci yang sebelumnya terikat pada buritan perahu besar. Yakni sebuah perahu kecil yang digerakkan tenaga dayung.

"Selanjutnya sambil menggerakkan dayung mereka menebar jaring," tutur Tri Susilo.

Awalnya ombak menerjang biasa. Namun tiba tiba datang gelombang besar. Ketiganya tetap bergerak membentangkan jaring. Saat datang gelombang susulan lebih besar, perahu tidak mampu lagi mempertahankan posisinya.

"Perahu terbalik," kata Tri Susilo.

Ketiga orang nelayan yang terlempar dari perahu mati-matian menyelamatkan diri. Mereka bertahan semampunya. Dua orang terus berusaha di atas permukaan air dengan cara merangkul dayung erat erat. Sedangkan satu orang sekuat daya berenang menepi. Mereka berada di perairan yang berjarak sekitar 75 meter dari bibir pantai.

Sekitar 45 menit bertahan dan akhirnya berhasil berenang ke tepi dengan selamat. "Ketiga nelayan tersebut alhamdulillah selamat," tutur Tri Susilo.

Baca Juga : Kapal Tenggelam di Muara Karang, Satu ABK Meninggal

Atas kecelakaan laut tersebut Tri Susilo mengimbau para nelayan untuk lebih berhati-hati dalam berburu ikan. Sebab cuaca di perairan laut selatan akhir akhir ini relatif ekstrim, yakni angin kencang disertai gelombang besar.

Baca Juga : Tabrak Bangkai Kapal, KM Mina Rejeki Tenggelam

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini