Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perempuan Guatemala Kehilangan 22 Anggota Keluarganya Akibat Terjangan Badai Eta

Djanti Virantika , Jurnalis-Minggu, 08 November 2020 |18:46 WIB
Perempuan Guatemala Kehilangan 22 Anggota Keluarganya Akibat Terjangan Badai Eta
Foto: Reuters.
A
A
A

QUEJA – Seorang perempuan di Guatemala harus kehilangan 22 anggota keluarganya akibat hantaman Badai Eta. Seluruh anggota keluarganya itu tewas karena longsor yang terjadi di wilayah tempat tinggalnya sebagai akibat dari terjangan Badai Eta.

Gloria Cac yang berusia 22 tahun harus merasakan sedih yang mendalam karena kepergian 22 anggota keluarganya. Ia tak bisa menyelamatkan anggota keluarganya kala hujan deras yang memicu tanah longsor terjadi di tempat tinggalnya yang terletak di Desa Queja, Guatemala tengah.

BACA JUGA: Tewaskan Ratusan Korban di Guatemala, Badai Eta Kini Ancam Kuba

Peristiwa itu tepatnya terjadi pada Sabtu 7 November 2020 waktu setempat. Longsor yang terjadi di daerah pegunungan terpencil itu telah mengakibatkan puluhan orang tewas karena terkubur tanah.

Sebanyak 22 di antara korban tewas di sana merupakan anggota keluarga Cac. Ia kehilangan ayah, ibu, saudara kandungnya, paman, bibi, hingga kakek dan neneknya.

"Seluruh keluarga saya hilang. Saya satu-satunya yang selamat. Ayah, ibu, saudara kandung, paman dan bibi saya, kakek-nenek, mereka semua sudah pergi. (Ada) 22 anggota keluarga,” ujar Cac, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Minggu (8/11/2020).

Hantaman Badai Eta di Guatemala memang telah memakan banyak korban jiwa. Tercatat, sudah ada 150 orang tewas akibat badai tersebut di Guatemala.

BACA JUGA: Badai Eta Landa Guatemala, 100 Orang Tewas Tertimbun Tanah Longsor

Badai Eta juga telah mengakibatkan kerusakan besar atas infrastruktur dan bangunan di Guatemala tengah. Tak hanya di sana, kerusakan juga terlihat di Panama, Kosta Rika, Nikaragua, Honduras, dan Meksiko.

Kini, Badai Eta bahkan mengancam masyarakat di Kuba. Ratusan ribu warga Kuba mulai dievakuasi dari rumahnya pada Sabtu waktu setempat karena Badai Eta mulai menerjang wilayah pantai selatan Pulau Karibia.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement