Share

Tewaskan Ratusan Korban di Guatemala, Badai Eta Kini Ancam Kuba

Djanti Virantika, Okezone · Minggu 08 November 2020 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 08 18 2306227 tewaskan-ratusan-korban-di-guatemala-badai-eta-kini-ancam-kuba-3jD7cVK42H.jpg Warga melihat jalanan yang tergenang banjir di akibat terjangan Badai Eta di Pimienta, Honduras, 5 November 2020. (Foto: Reuters)

HAVANA – Ancaman Badai Eta di Benua Amerika terus berlanjut. Usai menghantam negara-negara di Amerika Tengah, kini Badai Eta mengancam masyarakat di Kuba.

Sebagaimana diwartakan Reuters, Minggu (8/11/2020), ratusan ribu warga Kuba mulai mempersiapkan diri karena Badai Eta mendekati pantai selatan Pulau Karibia. Badai Eta bergerak ke wilayah Kuba setelah menewaskan puluhan orang di Amerika Tengah.

BACA JUGA: Badai Eta Tewaskan Setidaknya 50 Orang di Guatemala

Warga Kuba kini berada di tengah ancaman hujan lebat dan banjir yang bisa ditimbulkan dari badai tersebut. Badai diperkirakan akan menghantam Kuba tengah dalam semalam. Badan meteorologi Kuba memperingatkan angin 90-110 km per jam, gelombang badai, dan banjir besar di pesisir bisa timbul karena badai tersebut.

Banjir juga bisa menjadi masalah yang lebih luas mengingat Kuba sudah tergenang air saat hujan lebat baru-baru ini. Badai Eta berpotensi membuat genangan air menjadi lebih tinggi dan merendam bangunan dalam jangkauan yang lebih luas lagi.

Otoritas Kuba sendiri sudah bersiap untuk menghadapi bencana alam tersebut. Kini, masyarakat sudah diminta memindahkan ternak mereka ke lokasi yang aman dan para petani diminta memanen sebanyak mungkin hasil tanaman mereka sebelum badai melanda.

Pusat Badai Nasional Amerika Serikat (AS) mengatakan angin badai tropis yang merusak, dengan kemungkinan badai, diperkirakan akan muncul mulai Minggu (8/11/2020) malam waktu setempat. Hujan deras juga bisa memicu banjir bandang di sana.

BACA JUGA: Badai Eta Landa Guatemala, 100 Orang Tewas Tertimbun Tanah Longsor

Salah satu badai paling dahsyat yang melanda Amerika Tengah dalam beberapa tahun, Badai Eta, telah menerjang Nikaragua. Badai yang masuk kategori 4 ini menerjang wilayah tersebut pada Selasa dengan kecepatan angin 150 mph. Kemudian, badai bergerak ke negara tetangga, seperti Honduras dan Belize.

Di Guatemala, Badai Eta bahkan telah mengakibatkan korban jiwa. Sebanyak 100 orang dikabarkan meninggal dunia karena tertimbun tanah longsor. Musibah itu terjadi setelah Badai Eta yang membawa curah hujan tinggi, mengguyur negara tersebut pada Jumat 6 November 2020.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini