JOMBANG - Setelah 7 bulan melakukan pembelajaran sistem daring, Ondok Pesantren Tebuireng di Kabupaten Jombang, Jawa Timur kembali memasukkan para santrinya ke pesantren, Senin (9/11/2020) siang.
Sebelum masuk ke pondok, para santri diwajibkan melakukan tes swab untuk memastikan mereka tidak terinfeksi virus corona.
Satu per satu santri yang baru datang melakukan tes swab di lapangan parkir makam Gus Dur di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Tes swab dilakukan oleh tim medis dari salah satu rumah sakit swasta yang bekerja sama dengan pihak pesantren.
KH Lukman Hakim, Mudzir Pesantren Tebuireng menjelaskan, setelah memastikan kesiapannya, pihaknya memutuskan akan memasukkan seluruh santrinya pekan ini.
Baca juga: Cegah Hoax di Tengah Pandemi Covid-19, Pesantren Minta Semua Pihak Bertabayyun
Namun, kedatangan santri dilakukan secara bertahap dengan hari yang berbeda-beda, sesuai undangan yang sudah ditentukan oleh pengurus. Tujuannya agar tidak terjadi penumpukan di pintu penerimaan.