JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan, bahwa lembaganya sangat menaruh perhatian khusus terhadap jalannya Pilkada serentak 2020. Hal ini dilakukan karena banyaknya kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi.
"Yang lebih memprihatinkan kita pak, 19 gubernur dari 34 gubernur pernah tersangkut kasus korupsi. 122 bupati/wali kota kena kasus korupsi," kata Firli dalam acara Webinar Pembekalan Cakada lewat saluran Youtube Kanal KPK, Selasa (11/10/2020).
Selain itu, Firli mengungkapkan, pihaknya akan menahan dua kepala daerah pada pekan depan. "Bapak lihat aja nanti, minggu depan ada dua orang lagi, bupati dan wali kota," katanya.
Baca Juga: Mantan Bupati Bengkalis Amril Mukminin Divonis 6 Tahun Penjara
Namun, Filri enggan mengungkapkan siapa saja identitas dua kepala daerah yang bakalan mendekam di rumah tahanan (rutan) KPK. Pihaknya tidak hanya fokus pada penangkapan tersangka karena penangkapan tidak bakal menghentikan praktik korupsi.
"Tapi kami tidak ingin hanya melakukan penangkapan karena penangkapan itu tidak pernah menghentikan orang untuk melakukan korupsi atau tidak pernah memberantas atau menghentikan orang supaya tidak korupsi, tidak," kata Firli.
Baca Juga: KPK Lelang Tanah Rampasan Seluas 1.252 M di Labuhan Batu Seharga Rp2,8 Miliar
Diketahui, pada 2020 ini KPK telah menahan tiga orang kepala daerah yakni Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bupati Kutai Timur Ismunandar, dan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman.
Baca Juga: Ketua KPK: Minggu Depan Ada Dua Kepala Daerah yang Ditahan
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.