Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Sleman Minta Warga Tidak Panik

Priyo Setyawan, Koran SI · Senin 16 November 2020 21:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 512 2310616 aktivitas-merapi-meningkat-bupati-sleman-minta-warga-tidak-panik-lheCRy2yOy.jpg Gunung Merapi berstatus siaga (Foto: BNPB)

SLEMAN - Bupati Sleman Sri Purnomo meminta warga Sleman tidak panik dengan peningkatan status Merapi. Berdasarkan laporan, meskipun ada peningkatan masih dalam batas wajar dan untuk bukaan ke arah selatan dengan kawah dalam sehingga akan mengurangi tekanan di dalam.

“Masyarakat Sleman tidak perlu panik. Mengikuti apa yang menjadi perintah kabupaten Sleman,” kata Sri Purnomo usai sosialiasi program pembangunan keluarga bersama mitra kerja di balai kalurahan Argomulyo, Cangkringan, Senin (16/11/2020).

Sri Purnomo menjelaskan sesuai dengan rekomendasi, untuk kelompok rentan yang berada di radius kurang 5 kilometer (km) dari puncak juga sudah diungsikan di barak pengungsian. Termasuk ternaknya juga sudah dibawa ke barak pengungsian ternak.

“Selain itu untuk penambangan juga sudah ditertibkan. Jika masih ada yang nembang akan dtertibkan. Termasuk obyek wisata yang radiusnya kurang dari lima kilometer juga sudah ditutup,” paparnya.

Mengenai kesiapan di sisi barat lereng Merapi. Menurut Sri Purnomo untuk kegiatan masih menunggu informasi dari BPPTKG, sehingga tidak akan melakukan kegiatan di luar rekomendasi dari BPTTKG.

“Karena itu masyarakat tidak perlu panik. Untuk erupsi ini sudah menjadi catatan BPTTKG. Mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini