JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron membeberkan data pelaku tindak pidana korupsi sejak 2004 hingga 2020 berdasarkan profesi dan jabatan. Dari data yang dibeberkan Ghufron, swasta dan anggota dewan, baik DPR maupun DPRD, menjadi profesi yang paling banyak terjerat kasus korupsi.
"Ternyata yang terbanyak profesinya adalah swasta. Kenapa swasta? Karena memang swasta yang punya kepentingan kepada penyelenggara negara, yang butuh diutamakan. Siapa yang 'ditembak'? Biasanya anggota dewan yang banyak, perwakilan daerah maupun provinsi dan kabupaten/kota," kata Ghufron saat mengikuti acara Anti-Corruption Summit (ACS) 2020 yang digelar secara virtual, Rabu (18/11/2020).
Baca Juga: KPK : 27 Gubernur Terjerat Kasus Korupsi
Dari data yang dibeberkan Ghufron, ada sebanyak 297 kasus korupsi yang menyeret pihak swasta. Sedangkan anggota dewan, baik DPR maupun DPRD, ada sebanyak 257 orang. Kemudian, pejabat eselon I/II/III sebanyak 142 orang. Sisanya, Wali Kota, Hakim, Jaksa, Gubernur, hingga pengacara.
"Bahkan, ada komisioner lembaga, termasuk juga APH, ini hasil dari pemberantasan korupsi dari 2004 sampai Juli 2020," imbuhnya.