Polda Jabar Bidik Pelanggaran Prokes Acara Habib Rizieq di Markaz Syariah

Agus Warsudi, Koran SI · Kamis 19 November 2020 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 525 2312196 polda-jabar-bidik-pelanggaran-prokes-acara-habib-rizieq-di-markaz-syariah-cozD1Lr3Nv.jpg foto: Okezone

BANDUNG - Polda Jabar memperkirakan jumlah simpatisan yang hadir dalam acara Habib Rizieq di Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor, sebanyak 3.000 orang. Karena itu, polisi akan mengusut kasus kerumunan massa yang tak menerapkan protokol kesehatan Covid-19 untuk menguak ada unsur pelanggaran dan pidana atau tidak.

(Baca juga: Ini Penampakan Lautan Manusia di Simpang Gadog Sambut Kedatangan Habib Rizieq)

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, pihaknya mendalami acara Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Puncak, pada Jumat (13/11) lalu.

Saat itu, Habib Rizieq berkunjung ke Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP Front Pembela Islam (FPI) yang dipimpin Habib Mukhsin Al Atas.

(Baca juga: Menilik Markaz Syariah Habib Rizieq di Megamendung yang Dijaga Ketat)

"Kami melakukan pendalaman, bahwa saat acara di Megamendung secara kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) berjalan aman,"kata Kabid Humas Polda Jabar di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (19/11/2020).

"Bahkan dari sisi lalu lintas, Satlantas Polres Bogor sudah melakukan beberapa alternatif rekayasa di kawasan Megamendung saat kegiatan tersebut," sambungnya.

Kombes Pol Erdi mengemukakan, saat kegiatan yang digelar sejak pagi hari, ribuan orang telah berkerumunan di Ponpes Alam Agrokultur Markaz Syariah DPP FPI. "Kegiatannya peletakan batu pertama pembangunan ponpes, dihadiri sekitar 3.000 orang," pungkasnya..

Saat kegiatan, kata dia, masyarakat yang hadir sebagian besar tidak menerapkan protokol kesehatan dan 3M. "Ini (pelanggaran prokes) yang kami lakukan penyelidikan. Kenapa tidak ada protokol kesehatan? Lalu izin dari perangkat daerah setempat terkait izin acara tersebut," tutur Kabid Humas Polda Jabar.

Sementara terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan tersebut, Polda akan memanggil perangkat daerah Bogor ke Polda Jabar pada Jumat (20/11/2020).

 "Besok perangkat daerah Bogor kita panggil, diantaranya Bupati, lalu Sekda akan kita minta klarifikasi terkait kegiatan di Megamendung," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini