Soal Izin Darurat Vaksin, BPOM Prediksi Keluar Akhir Januari 2021

Arif Budianto, Koran SI · Kamis 19 November 2020 16:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 525 2312487 soal-izin-darurat-vaksin-bpom-prediksi-keluar-akhir-januari-2021-nIkC7SsXUM.jpg Badan POM prediksi izin darurat vaksin keluar akhir Jabuari 2021. Foto Arif Budianto

BANDUNG - Indonesia baru bisa mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) atau izin darurat penggunaan vaksin baru untuk Covid-10 bisa diterima pada akhir Januari 2021. Hal itu disampaikan Badan Pusat Obat dan Makanan (BPOM) pada konferensi pers via zoom, Kamis (19/11/2020).

(Baca juga: Kuasa Hukum Pastikan Habib Rizieq Dalam Kondisi Sehat)

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, untuk mendapatkan EUA, pihaknya harus mendapatkan data vaksin secara lengkap. Hal itu sesuai ketentuan WHO. Data yang digunakan juga tidak sedikit, misalnya soal risiko, manfaat, dan lainnya.

"Syaratnya minimum harus ada data hasil uji klinis 1 dan 2, juga dari uji klinis fase 3 yang perlu waktu 3 bulan. Jadi ini semua scientific, jadi tidak bisa cepat cepatan," kata Penny.

Menurut dia, data data tersebut kemungkinan baru bisa didapat pada minggu pertama dan kedua pada Januari 2021. Karena, data yang diharapkan bisa didapatkan dari Brazil, tidak memungkinkan didapat. Sehingga, izin EUA baru bisa didapat akhir Januari 2021.

(Baca juga: Pemotor Wanita Tewas Terlindas Mobil di Depok)

Menurut dia, untuk mendapatkan izin tersebut, Badan POM tidak bisa berdiri sendiri dalam memberi izin, tetapi melibatkan banyak pihak. Pihaknya melakukan analisa dan penghimpunan data bersama narasumber lainnya.

Ini agar mutu dn khasiat vaksin bisa maksimal. Untuk mutu kami sudah dapat data-data. Termasuk kami sudah melihat semua data dari Sinovac. Artinya, mutu sudah bisa kami jamin sudah cukup baik. Tetapi untuk keamanan dan khasiat, ini masih berjalan dan didasarkan uji klinis," kata dia. (Don)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini