Kegaduhan Habib Rizieq, KH Athian Ali: Tak Perlu Terjadi Jika Pemerintah Bijak

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Sabtu 21 November 2020 11:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 340 2313549 kegaduhan-habib-rizieq-kh-athian-ali-tak-perlu-terjadi-jika-pemerintah-bijak-zkb5a6t78F.jpg Habib Rizieq Shihab (Foto:Dok Okezone)

BANDUNG - Menanggapi kegaduhan kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Tanah Air, Ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) KH Athian Ali mengatakan, kegaduhan tak perlu terjadi manakala pemerintah mau bersikap bijak.

Menurutnya, sebagai penguasa pemerintah harus mampu merangkul, mengayomi, dan mengarahkan rakyatnya.

Baca Juga: #RakyatPercayaHRS Jadi Trending Topic di Twitter

"Sekecil apapun kelompok masyarakat, termasuk FPI, seharusnya dirangkul, diayomi, dan diarahkan oleh pemerintah. Kegaduhan ini sebenarnya tak perlu terjadi, jika pemeritah bersikap bijak," ujar Athian melalui sambungan telepon selularnya, Sabtu (21/10/2020).

Baca Juga: Ma'ruf Amin Bersedia Bertemu Habib Rizieq, Fadli Zon: Wapres Redakan Kegaduhan

Athian mengaku heran dengan kegaduhan yang terjadi saat ini. Dia menegaskan, Habib Rizieq dan FPI-nya bukanlah musuh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Justru, kata Athian, mereka bagian dari NKRI yang harus diperlakukan adil layaknya rakyat Indonesia lainnya.

"Jujur saja saya heran, mengapa bisa gaduh seperti ini, mereka itu bagian dari kita," imbuhnya.

Disinggung soal sikap Habib Rizieq serta pendukungnya yang belakangan disorot publik menyusul kritikan keras yang kerap dilontarkan Habib Rizieq kepada pemerintah, termasuk kerumunan massa pendukungnya, Athian menduga, hal itu hanyalah luapan emosi dan bentuk kekesalan kepada pemerintah semata.

"Dugaan saya, itu hanyalah luapan hati dan bentuk kekesalan. Kita tahu, Habib Rizieq bertahun-tahun terpaksa tinggal di luar negeri, diasingkan, jadi seperti itu. Mungkin ya, itu dugaan saya, wallahu a'lam bishsowab," imbuhnya.

Di lain sisi, kata Athian, pemerintah pun dinilainya terlalu berlebihan dalam menyikapi kehadiran Habib Rizieq di Tanah Air, termasuk fanatisme para pendukungnya. Bahkan, Athian mempertanyakan sikap TNI yang kini malah terjun langsung mengatasi persoalan Habib Rizieq. Padahal, menurutnya, persoalan Habib Rizieq bukanlah tugas pokok dan fungsi (tupoksi) TNI.

"Selama ini, saya menganggap agung TNI. Bukan maksud mau merendahkan, tapi melihat TNI turun langsung mencopoti baliho Habib Rizieq, bagaimana ya, duh rasanya sudah tidak agung lagi karena itu bukan tupoksinya. Itu tugas Satpol PP dan aparat kewilayahan," tuturnya.

Baca Juga: Ini Alasan Pemkab Bogor Tak Bubarkan Kerumunan Habib Rizieq di Megamendung

Athian berharap, kegaduhan yang terjadi saat ini dapat segera berakhir dengan damai. Menurutnya, pemerintah bersama seluruh elemen bangsa harus mau bersatu padu. Terlebih, pandemi Covid19 yang terjadi saat ini telah banyak menyengsarakan rakyat.

"Dalam persoalan Habib Rizieq ini, kedua pihak harus mau menurunkan egonya masing-masing. Saya kira, di balik semua ini, Habib Rizieq bersama FPI dan pemerintah bisa jadi sebenarnya memiliki tujuan yang sama," katanya.

"Sekali lagi, sekecil apapun kelompok masyarakat, termasuk FPI, pemerintah harus mampu merangkul, mengayomi, serta mengarahkan. Dan sebagai manusia, saya kira, watak keras Habib Rizieq pun tidak akan selamanya seperti itu," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini