Share

Erdogan: Turki Bagian dari Eropa, Tak Berarti Tunduk pada Serangan

Agregasi VOA, · Selasa 24 November 2020 07:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 18 2314903 erdogan-turki-bagian-dari-eropa-tak-berarti-tunduk-pada-serangan-ozc7dGwXjq.jpg Presiden Turki Tayyip Erdogan (Foto: Reuters)

PRESIDEN Turki Tayyip Erdogan, Minggu 22 November, mengatakan negaranya menganggap diri sebagai bagian yang tidak bisa dipisahkan dari Eropa, tetapi tidak akan menyerah pada serangan dan standar ganda. Turki adalah kandidat resmi untuk keanggotaan Uni Eropa.

"Kami melihat diri kami sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Eropa. Tetapi, ini tidak berarti bahwa kami akan tunduk pada serangan terbuka terhadap negara dan bangsa kami, ketidakadilan terselubung dan standar ganda," ujar Erdogan dalam pidato kepada anggota Partai AK.

Baca Juga:  Aktivis Anti-Hijab Iran Terancam 12 Tahun Penjara, Jika Dideportasi dari Turki

Kegiatan pengeboran Turki di bagian yang disengketakan di timur Laut Tengah telah meningkatkan ketegangan dengan Uni Eropa karena Turki terlibat perselisihan dengan Yunani dan Siprus mengenai batas wilayah laut dan sumber daya hidrokarbon mereka.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan bulan ini bahwa retorika Turki terhadap Siprus memperburuk ketegangan dengan Uni Eropa dan Turki harus memahami bahwa perilakunya "memperluas pemisahannya" dari blok itu.

Kanselir Jerman Angela Merkel, Kamis 19 November mengatakan, Uni Eropa akan membahas upaya Turki mengeksplorasi gas alam di perairan yang diperebutkan di timur Laut Tengah pada pertemuan puncak Desember nanti.

Baca Juga:  Kunjungi 'Kota Hantu', Erdogan Serukan Solusi Dua Negara di Siprus 

Turki baru-baru ini memperpanjang pekerjaan survei seismik yang dilakukan kapal Oruc Reis di timur Laut Tengah yang disengketakan hingga 29 November, menurut pemberitahuan angkatan laut negara itu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini