Positif Covid-19, Kematian Nakes di Tulungagung Karena Asma

Solichan Arif, Koran SI · Selasa 24 November 2020 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 519 2315405 positif-covid-19-kematian-nakes-di-tulungagung-karena-asma-NoKjDCHO3N.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

TULUNGAGUNG - Seorang tenaga kesehatan (nakes) asal Kabupaten Tulungagung yang meninggal dunia paska terkonfirmasi positif Covid-19, diketahui juga mengidap penyakit asma akut. Kematian nakes yang bekerja di RSUD dr Iskak Tulungagung tersebut menjadikan jumkah nakes yang meninggal dunia karena Covid-19 di Tulungagung menjadi tiga orang.

"Secara akumulatif nakes yang meninggal dunia tiga orang," ujar Wakil Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro dalam keterangan rilisnya Selasa (24/11/2020).

Baca juga:

Satgas: Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Indonesia Capai 84%

Satgas Covid-19 Imbau Masyarakat Bijak Pilih Kegiatan di Libur Akhir Tahun   

Nakes bersangkutan diketahui sakit pertama kali pada 21 November. Ia mengeluhkan gejala sakit yang mengarah dan sempat dirawat di rumah sakit swasta di Tulungagung.

"Saat diswab terkonfirmasi positif Covid-19," kata Galih.

Dalam tracing, yang bersangkutan yang berusia 38 tahun memiliki riwayat pernah berkontak erat dengan pasien positif lain. Selain di rumah sakit swasta, yang bersangkutan sempat dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung selama dua hari.

"Karena kondisinya tidak segera membaik, nakes bersangkutan dirujuk ke RS Universitas Airlangga Surabaya," tambah Galih.

 

Hanya dua hari menjalani perawatan medis, nakes bersangkutan meninggal dunia. Pasien nakes meninggal dunia pada Senin 23 November 2020 di Surabaya.

Penyakit asma akut yang diderita diketahui memperburuk kesehatan pasien. Sesuai ketentuan yang berlaku, seluruh proses pemulasaran jenazah menggunakan protokol kesehatan Covid-19. Dengan bertambahnya kasus kematian Galih kembali menghimbau masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

"Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak," pungkas Galih. Tercatat hingga 23 November, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tulungagung mencapai 535 kasus. Perinciannya, 505 orang sembuh, enam orang meninggal dunia, sembilan orang menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya diisolasi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini