Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mohammad Idris Positif Covid-19, Paslon Pradi-Afifah Bakal Tes Swab

R Ratna Purnama , Jurnalis-Jum'at, 27 November 2020 |12:31 WIB
Mohammad Idris Positif Covid-19, Paslon Pradi-Afifah Bakal Tes Swab
Mohammad Idris. (Foto : Sindonews)
A
A
A

DEPOK – Calon wali kota Depok, Mohammad Idris, diketahui positif Covid-19. Hal itu diketahui setelah Idris melakukan tes swab. Idris positif usai mengikuti debat perdana pada Minggu (22/11/2020).

Saat itu dua pasangan calon hadir dalam debat perdana tersebut. Mereka adalah Pradi Supriatna-Afifah Alia dan Mohammad Idris- Imam Budi Hartono. Setelah Idris positif, paslon lain akan segera tes swab.

“Kami akan minta paslon swab dulu. Belum swab sepertinya Pradi-Afifah,” kata Sekretaris Pemenangan Pradi-Afifah, Ikravany Hilman, Jumat (27/11/2020).

Namun, dia belum tahu kapan jadwal pasti Pradi-Afifah menjalani swab pasca debat. Selain itu, para anggota tim pemenangan juga diimbau tes serupa. “Secepatnya. Kalau bisa hari ini," tuturnya.

Terpisah, Ketua Satgas Covid-19 DPRD Kota Depok, Hamzah meminta anggotanya untuk melakukan tracing terhadap tim sukses, relawan, dan warga yang akhir-akhir ini berkontak langsung dengan Idris. Hal itu meminta untuk mencegah munculnya klaster-klaster baru.

"Sebelumnya saya ikut prihatin atas kondisi Pak Idris dan mendoakan supaya beliau lekas sembuh. Saya juga meminta agar dilakukan tracing siapa saja yang kontak langsung dengan beliau. Termasuk tim sukses, relawan dan warga yang akhir-akhir ini bertemu dan kontak langsung dengan Idris. Kita kan berharap agar tidak ada klaster-klaster baru," katanya.

Ia juga selalu mengingatkan ke tim gugus untuk meminimalkan klaster baru. Dikatakan dia bahwa orang-orang yang kontak erat dengan Idris harus diidentifikasi.

“Pak Idris dengan dia roadshow kan banyak yang berfoto, bersalaman dengan dia, ini harus diidentifikasi. Tim gugus harus swab massal baik yang berkontak, tim pemenangannya, dan juga harus dipertanyakan ketika debat pertama itu apakah Pak Idris sudah terkontaminasi atau belum," tuturnya. (erh)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement