Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Penerbangan ke Lembata Dibatalkan

Adi Rianghepat, Okezone · Minggu 29 November 2020 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 340 2318271 erupsi-gunung-ile-lewotolok-penerbangan-ke-lembata-dibatalkan-RTIxBnvCxy.jpeg Foto: PVMBG

KUPANG - Sejumlah maskapai penerbangan membatalkan penerbangan dari dan menuju Bandara Wunopitu di Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat erupsi Gunung Ile Lewotolok, Minggu, 29 November 2020, pukul 09.45 Wita.

General Manager Lion Air Kupang, Rinus Zebua kepada Okezone mengatakan masih akan terus memantau perkembangan erupsi yang terjadi bersama sejumlah pihak terkait, demi memastikan keamanan penerbangan nantinya, meskipun rute tersebut baru akan dimulai Senin 30 November esok.

Bersama pihak bandara dan Airnav, pemantauan terus dilakukan. "Bersama Kepala UPBU dan PIC Airnav Bandara Wunopito, kami terus melakukan pemantauan aktivitas gunung Ile lewotolok," tulis Rinus melalui pesan pendeknya.

Dia mengatakan, pihak Airnav sebagai otoritas navigasi udara, sudah mengeluarkan NOTAM close Aerodrome dikarenakan debu vulkanik yang bersumber dari erupsi gunung itu. Olehnya lanjut dia, kepastian penerbangan akan mengacu kepada field/analyst report dari seluruh unit terkait.

"Dalam situasi seperti ini, hanya sejumlah otoritas itulah yang akan menjadi acuan dimulainya penerbangan," kata Rinus Zebu.

Gunung Ile Lewotolok dilaporkan mengalami erupsi. Erupsi yang terjadi hari ini dengan tinggi kolom abu teramati ± 4.000 m di atas puncak (± 5.423 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi ± 10 menit.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini