Sekda dan Belasan ASN Reaktif Covid-19, Pemkot Malang Terapkan WFH

Avirista Midaada, Okezone · Senin 30 November 2020 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 519 2318716 sekda-dan-belasan-asn-reaktif-covid-19-pemkot-malang-terapkan-wfh-L5oNpUOP5L.jpg Gedung Balai Kota Malang (Foto : Okezone.com/Avirista)

MALANG - Pemkot Malang menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah setelah menemukan belasan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Sekda Kota Malang yang dinyatakan reaktif hasil rapid test dan terindikasi bergejala Covid-19. Akibatnya Balai Kota pun terpantau sepi.

Melalui Surat Edaran Wali Kota Malang yang dikeluarkan tanggal 27 November mengenai adanya penerapan WFH di lingkungan Pemkot Malang. Aturan tersebut diberlakukan per tanggal 30 November hingga 4 Desember 2020.

Dari pantauan di lokasi, Senin (30/11/2020), memang sejumlah ruangan Pemkot tampak lebih lengang dari biasanya. Hanya beberapa ASN yang beraktivitas dari Balai Kota Malang.

Semenetara ASN lainnya, melakukan pekerjaan dari rumah pasca edaran surat yang dikeluarkan Wali Kota Malang Sutiaji.

Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto membenarkan pemberlakuan work from home (WFH) pasca temuan belasan ASN yang reaktif berdasarkan hasil rapid test dilakukan secara reguler kepada jajaran ASN di lingkungan Pemkot Malang.

"Ada lebih dari 10, bahkan mencapai 15 orang yang reaktif dan mengarah kepada indikasi ke positif konfirmasi Covid-19," ujar Nur Widianto ditemui di Balaikota Malang.

Dari 15 orang ini disebut Widianto, sebagian besar berkomunikasi dan berinteraksi dengan Wali Kota Malang Sutiaji dan Sekda Kota Malang Wasto yang kini juga tengah sakit.

Baca Juga : Polisi Masih Cari Tersangka Kasus Kerumunan Massa Habib Rizieq

Baca Juga : Kaji Sekolah Tatap Muka, Pemkot Tangerang Tak Akan Memaksa Orangtua Murid

"Beberapa personal (yang reaktif hasil rapid test) itu adalah personal yang dalam aktivitas kesehariannya, relatif intens berkomunikasi dengan pak walikota, baik itu kegiatan administrasi atau kegiatan lapangan," tuturnya.

"Maka sesuai dengan SOP, beliau (Wali Kota Malang) mengambil sikap untuk work from home (bagi ASN) untuk mengurangi aktivitas di luar dan banyak beraktivitas melalui rumah," imbuhnya.

Widianto juga menyebut work from home ini sebagai antisipasi mengingat kondisi Sekda Kota Malang yang juga tengah dirawat di rumah sakit sejak Kamis 26 November 2020, dengan dua kali hasil rapid test reaktif. Namun hasil rapid test Wali Kota Malang Sutiaji non-reaktif.

"Inisiatif melakukan rapid test dan pemeriksaan general check up darah sehingga keluar pada 23 (November) non-reaktif. (Kalau) Pak Sekda memang posisi sedang dirawat (di rumah sakit) sampai hari ini kami belum mendapat hasil (tes swab) observasinya. Seperti yang kami sampaikan di awal itu dalam rentang waktu satu minggu dilakukan uji lab yang mengarah ke sana, dengan dua kali rapid semua reaktif," terangnya. 
Pihaknya juga menerangkan Wali Kota Malang Sutiaji akan melakukan tes swab sesegera mungkin pasca temuan belasan ASN yang reaktif hasil rapid test, terlebih posisi Sekda Kota Malang yang tengah dirawat di rumah sakit dengan hasil rapid test reaktif dua kali. 
"Atas inisiatif beliau (Wali Kota Malang) dengan memerhatikan banyaknya orang-orang terdekat beliau terpapar, maka beliau akan segera melakukan swab," tandasnya. 

"Inisiatif melakukan rapid test dan pemeriksaan general check up darah sehingga keluar pada 23 (November) non-reaktif. (Kalau) Pak Sekda memang posisi sedang dirawat (di rumah sakit) sampai hari ini kami belum mendapat hasil (tes swab) observasinya. Seperti yang kami sampaikan di awal itu dalam rentang waktu satu minggu dilakukan uji lab yang mengarah ke sana, dengan dua kali rapid semua reaktif," ujarnya. 


Pihaknya juga menerangkan Wali Kota Malang Sutiaji akan melakukan tes swab sesegera mungkin pasca temuan belasan ASN yang reaktif hasil rapid test, terlebih posisi Sekda Kota Malang yang tengah dirawat di rumah sakit dengan hasil rapid test reaktif dua kali. 


"Atas inisiatif beliau (Wali Kota Malang) dengan memerhatikan banyaknya orang-orang terdekat beliau terpapar, maka beliau akan segera melakukan swab," kata dia. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini