Positif Covid-19 Meningkat, RS Tulungagung Rekayasa Ruang Pelayanan Penyakit Dalam

Solichan Arif, Koran SI · Rabu 02 Desember 2020 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 519 2320476 positif-covid-19-meningkat-rs-tulungagung-rekayasa-ruang-pelayanan-penyakit-dalam-bQ2aGoSYoK.jpg Ruang operasi di RSUD dr Iskak Tulungagung (Foto: Sindonews.com/Solichan)

TULUNGAGUNG - RSUD dr Iskak Tulungagung kembali memfungsikan ruang pelayanan penyakit dalam menjadi ruang isolasi pasien positif Covid-19. Sebab jumlah pasien positif yang dirawat di rumah sakit kembali meningkat pesat.

Menurut Kasi Informasi dan Pemasaran RSUD dr Iskak Tulungagung Mochamad Rifai, saat ini ada 55 pasien positif Covid-19 yang menjalani perawatan.

"Saat ini dipakai tiga ruangan isolasi. Karena ada tambahan kasus," ujar Rifai kepada MNC Media Rabu (2/12/2020).

Sebanyak tiga ruangan isolasi Covid-19 yang disiapkan memiliki kapasitas 120 orang. Sebelumnya karena angka kasus COVID-19 menurun, ruang isolasi dikembalikan fungsinya sebagai ruang pelayanan penyakit dalam. "Karena kasus Covid-19 meningkat, fungsinya dialihkan lagi sebagai ruang isolasi," tambah Rifai.

Selain 55 pasien positif yang beberapa diantaranya tenaga kesehatan, RSUD dr Iskak juga menerima isolasi 36 pasien berstatus suspect. Untuk pasien positif, kata Rifai sebagian besar memiliki komorbit (penyakit penyerta). Tidak sedikit dari mereka yang mengidap penyakit paru paru.

Kemudian penyakit jantung, hipertensi serta diabetes. Karena adanya komorbit, Rifai mengatakan proses isolasi yang dijalani para pasien berlangsung lebih lama.

"Yang paling beresiko penyakit paru. Karena virus Covid-19 menyerang bagian paru paru," papar Rifai.

Dalam kesempatan itu, Rifai juga menyinggung pesatnya penambahan kasus positif COVID-19 di Tulungagung yang diistilahkan sebagai serangan kedua. Bukan hanya itu. Rifai menyebut peningkatan kasus yang terjadi hari ini akibat virus Covid-19 yang diduga telah bermutasi.

Baca Juga : Tinggalkan Kediaman Habib Rizieq, Polda Metro: Surat Pemanggilan Sudah Diterima

Ia mencontohkan kasus pasien yang sebelumnya dinyatakan sembuh, ternyata kembali terkonfirmasi positif. "Di lingkungan tenaga kesehatan (nakes) ada empat orang. Sudah sembuh kembali positif. Dan keempat orang nakes tersebut meninggal dunia," terang Rifai.

Untuk memutus rantai penularan di lingkungan rumah sakit, sejak Senin (30/11), RSUD dr Iskak Tulungagung mewajibkan swab test kepada seluruh pasien yang opname. Rumah sakit juga menyiapkan ruang operasi khusus pasien Covid-19 yang memiliki komorbit.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini