Obesitas 300 Kg, Pria Ini Dibopong 50 Orang untuk Keluar Rumah

Susi Susanti, Koran SI · Sabtu 05 Desember 2020 05:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 18 2321878 obesitas-300-kg-pria-ini-dibopong-50-orang-untuk-keluar-rumah-zbDn7Fsa0J.jpg Alain Panabiere, Pria dengan berat badan 300 kg (foto: Daily Mail)

PRANCIS – Seorang pria di Prancis harus mengalami hal menyulitkan ketika keluar rumah. Hal itu dikarenakan berat badannya yang mencapai 300 kilogram. Untuk itu, pria itu terpaksa harus mengerahkan 50 orang yang terdiri dari polisi, pemadam kebakaran dan tim medis untuk bisa membawanya keluar rumah.

Alain Panabiere diketahui telah tejebak di lantai atas rumahnya selama lebih dari setahun. Menyadur Daily Mail, yang dikutip Solopos.com, Alain Panabiwew dengan berat 300kilogram terjebak di lantai pertama rumahnya di Perpignan, barat daya Prancis. Itu sejak ia terjatuh pada Juli 2019. Laki-laki 53 tahun itu tidak bisa dipindahkan melalui tangga karena tubuhnya tidak bisa melewati pintu kamarnya.

Sejak jatuh lebih dari setahun yang lalu, Alain telah diberi makan dan dimandikan oleh saudaranya Jean Claude. Alain mengalami patah kaki, sehingga membuatnya hanya bisa duduk di lantai selama berbulan-bulan.

Baca Juga: Trauma, Pedagang Bakso yang Terkena Tendangan Kung Fu Belum Berani Berjualan

Pada Selasa (1/12/2020), Alain dikeluarkan dari rumahnya melalui crane atau derek yang digantung saat pagi hari. Proses pemindahan Alain mengerahkan lebih dari 50 orang termasuk polisi, pemadam kebakaran, petugas medis, dengan persiapan beberapa minggu.

Jendela rumah Alain harus dilepaskan, sehingga dirirnya bisa dipindahkan secara horizontal melalui celah ke gondola yang digantung dengan derek kekuatan 100 ton. Alain kemudian diturunkan ke tanah di tempat tidur yang sudah dirancang khusus, sebelum dibawa ke rumah sakit setempat dengan ambulan khusus.

Baca Juga: So Sweet, Pasangan Ini Mendadak Viral karena Berjualan Sate untuk Biaya Nikah

Sebelum operasi pemindahan dilakukan, tiap besi ditempatkan di dalam gedung dan warga lainnya dievakuasi. Selain itu lampu -lampu penerangan jalan juga telah di lepas. Tindakan ini diambil tidak hanya untuk menjaga kesehatan Alain, tetapi juga memastikan stabilitas bangunan.

Takut Lantai Runtuh

Didier Hugon, direktur pelaksana perusahaan crane mengatakan kepada L’independent bahwa mereka telah berusaha beradaptasi dengan semua jenis situasi.

Namun petugas pemadam kebakaran mengaku khawatir operasi pemindahan Alain menyebabkan risiko runtuhnya lantai atau seluruh bangunan.

Karena selama intervensi ruangan yang terletak di atas garasi harus menampung enam hingga delapan petugas pemadam kebakaran, seorang dokter, teknisi dan peralatan, serta Alain sendiri.

Operasi evakuasi besar Alain sempat tertunda karena pandemi Covid-19. Menurut Antoine Avignon, kepala departemen Endokrinologi-Diabetonolgi-Nutrisi, Alain dibawa ke rumah sakit Montpellier. Ini untuk pengecekan seluruh kesehatannya, sebelum dipindahkan beberapa minggu ke pusat rehabilitasi.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini