Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hari Ini, 69.016 Orang Suspek Covid-19 di Indonesia

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 04 Desember 2020 |15:56 WIB
 Hari Ini, 69.016 Orang Suspek Covid-19 di Indonesia
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan, jumlah pasien yang masuk dalam kategori suspek terkait virus corona atau Covid-19 hingga hari ini, Jumat(4/12/2020) berjumlah 69.016 orang.

Suspek adalah orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

Baca juga:

Update Corona di Indonesia 4 Desember 2020: Positif 563.680 Orang, 466.178 Sembuh & 17.479 Meninggal

Sebaran 5.803 Kasus Baru Covid-19 di 34 Provinsi, DKI Tertinggi Disusul Jabar

Selanjutnya adalah orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19.

Sementara itu, orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Sebagai catatan, istilah pasien dalam pengawasan (PDP) saat ini diperkenalkan dengan istilah kasus suspek.

Kasus positif Covid-19 di Tanah Air kembali bertambah. Tercatat hingga 4 Desember 2020 bertambah 5.803 kasus. Sehingga akumulasi sebanyak 563.680 orang.

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat bertambah 3.625 orang. Sehingga total sebanyak 466.178 orang sembuh. Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 124 orang. Sehingga meninggal menjadi 17.479 orang.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement