Baca Juga : Jokowi : Hasil Uji Klinis Akan Menentukan Kapan Vaksinasi Dimulai
Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu Zulkimaulub Ritonga mengatakan, sebelum meninggal dunia kondisi Muslihan sempat memburuk.
"Sebelum meninggal beliau dalam kondisi mengalami sesak nafas parah. COVID-19 itu kalau sudah terjadi perburukan kita tidak bisa berbuat apa-apa," kata Zulki.
Dia menjelaskan, Muslihan mulai dirawat di ruang isolasi RSUD M Yunus Bengkulu pada Selasa (1/12/2020) setelah dirujuk dari RSUD Harapan dan Doa Kota Bengkulu.
(Angkasa Yudhistira)