Bos Perusahaan Ini Sulap Karyawannya Jadi Jutawan dengan Saham Gratis Senilai Rp19 Triliun

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 09 Desember 2020 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 09 18 2324478 bos-perusahaan-ini-sulap-karyawannya-jadi-jutawan-dengan-saham-gratis-senilai-rp19-triliun-GSoldKsgko.jpg Foto: Daily Star

MANCHESTER - Bos perusahaan Hut Group ini mengubah 74 karyawannya menjadi jutawan dengan hadiah saham gratis senilai 1 miliar poundsterling (Rp19 triliun).

Matt Molding, pendiri perusahaan The Hut Group yang berbasis di Manchester, mengatakan pihaknya telah menciptakan lebih banyak jutawan daripada perusahaan lain dalam sejarah di Inggris.

Masih ada saham senilai 175 juta poundsterling (Rp3,3 triliun) yang belum dibagikan. Ini berarti jumlah jutawan yang telah diciptakan akan meningkat lebih jauh.

Dia mengungkapkan sejauh ini sekitar 430 karyawan telah menerima saham gratis, mulai dari manajer hingga pekerja gudang dan sekretaris.

“Kami telah menciptakan lebih banyak jutawan daripada perusahaan lain dalam sejarah perusahaan Inggris,” terangnya, dikutip Daily Star.

“Sahamnya 100% diberikan, tidak ada yang harus membayar apapun,” ujarnya.

(Baca juga: Cemburu Suami Bawa Pulang Wanita Lain dan Minta Dimasakkan, Model Tikam Suami Hingga Tewas)

“Kami benar-benar telah mengubah begitu banyak kehidupan,” jelasnya.

Nantinya beberapa dari mereka yang mendapat saham senilai 175 juta poundsterling (Rp3,3 triliun) dinilai akan mengalami perubahan hidup yang cukup dahsyat.

The Hut Group diketahui menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di Inggris. Adapun 25% sahamnya bernilai sekitar 1,6 miliar poundsterling (Rp30 triliun) dan lonjakan harga sahamnya memicu pembayaran saham sebesar 830 juta poundsterling (Rp15,7 triliun). Grup Hut menjual segala sesuatu mulai dari maskara hingga camilan protein vegan.

“Saya melakukan ini karena saya sangat menyukainya,” ujar bapak empat anak ini.

“Ada banyak fokus tentang kemungkinan kekayaan saya, tetapi jumlah uang yang kami bagi tidak sesuai dengan grafik,” terangnya.

Dia juga berencana untuk menyumbangkan seluruh gajinya sebesar 750.000 poundsterling (Rp14 miliar) untuk amal.

Selain itu, Molding juga mengungkapkan ambisinya untuk menciptakan 9.000 pekerjaan lagi. Yakni 3.000 pekerjaan dalam setahun. Lalu jumlah ini ditargetkan naik hingga dua kali lipat pada 2023.

Bos yang lahir di Colne dekat Burnley di Lancashire, Inggris ini memiliki pekerjaan pertama sebagai pencuci piring. Dia dikeluarkan dari perguruan tinggi karena membolos. Kemudian bekerja di pabrik dan mulai menjual CD secara online sebelum mulai menjalankan situs web untuk pengecer lain.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini