Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Antisipasi Klaster Pilkada 2020, Ganjar: Ayo Tertib, Ojo Kesusu

Taufik Budi , Jurnalis-Rabu, 09 Desember 2020 |03:30 WIB
Antisipasi Klaster Pilkada 2020, Ganjar: Ayo Tertib, <i>Ojo Kesusu</i>
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Taufik Budi)
A
A
A

SEMARANG - Perhelatan Pilkada Serentak 2020 tinggal menunggu hitungan jam. Segala persiapan telah dilakukan, termasuk penerapan protokol kesehatan ketat agar tak terjadi klaster Covid-19.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkeliling ke sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Semarang. Mengajak Pangdam IV Diponegoro, Kapolda yang diwakili Karo Ops, Kajati Jateng dan jajaran Forkompimda, mengecek persiapan sekaligus memastikan protokol kesehatan telah disiapkan.

Baca Juga:  Pilkada Solo 2020, Gibran, Selvi, Kaesang Bakal Nyoblos di TPS 22 Manahan

Tiga TPS yang dikunjungi di antaranya TPS 10 Sobokarti Kelurahan Kebonagung Kecamatan Semarang Timur, TPS 17 Kelurahan Tlogosari Wetan Kecamatan Pedurungan dan TPS 10 Kelurahan Bangetayu Wetan Kecamatan Genuk. Mereka juga mengedukasi masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.

"(Antisipasi klaster baru) jaminannya ya dari semua (masyarakat). Kalau semua bisa menjaga diri sendiri, masing-masing, ya enggak akan terjadi klaster baru," kata Ganjar kepada awak media, Selasa (8/12/2020).

"Tapi kalau kemudian kita enggak bisa (menerapkan protokol kesehatan), ya itu ada potensi. Kalau kita mengingatkan (masyarakat) tidak pernah bosan," tambahnya.

Baca Juga:  Tidak Patuhi Protokol Kesehatan, Pemilih Bakal Tak Diterima di TPS

Dari pantauan tersebut, sejumlah TPS sudah menyiapkan protokol kesehatan dengan baik. Selain sarana prasarana seperti handsanitizer, thermal gun, sarung tangan yang sudah tersedia, kursi-kursi juga ditata dan diberi jarak lebih dari 1 meter.

Bahkan, TPS juga menyediakan bilik khusus bagi pemilih dengan suhu badan di atas 36 derajat. Semua pemilih di tempat-tempat itu telah diberikan undangan komplit dengan jadwal pencoblosan. Masing-masing diberikan jam berbeda untuk mencegah terjadinya kerumunan.

"Ya persiapannya sudah bagus, saya hanya titip pesan tolong protokol kesehatan mesti ketat. Enggak bisa enggak, itu harus. Maka saya hari ini mengajak Forkompimda untuk memastikan dan alhamdulillah dari pantauan ini, semua sudah disiapkan dengan baik," lugasnya.

Hanya saja saat pelaksanaannya nanti, dia meminta seluruh petugas di TPS memastikan betul protokol kesehatan berjalan dengan baik. Masyarakat harus dipandu prosesnya dari awal hingga akhir pelaksanaan pemilihan.

"Saya pesan pada masyarakat ayo tertib, ojo kesusu (jangan terburu-buru) karena sudah dijadwal jamnya kapan mereka harus datang ke TPS untuk mencoblos. Kalau semua bisa tertib sesuai undangan yang sudah dijadwalkan, maka bisa membantu untuk tidak berkerumun," jelasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement