JAKARTA – Senjata api yang diduga milik anggota Laskar Khusus Front Pembela Islam (FPI) adalah rakitan dengan caliber 9 Mm. Hal tersebut diketahui setelah pihak kepolisian melakukan uji balistik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, senjata tersebut adalah rakitan dan buatan nomor satu. Sehingga secara kasat mata memang sangat mirip dengan aslinya.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh Puslabfor, ditemukan kalau senjata tersebut tidak ada nomor regristasinya serta dibuat oleh pengrajin. ”Iya senjata itu jenis revolver rakitan,” katanya.
Baca Juga: Donasi Rp1 Miliar untuk 6 Laskar FPI Akan Diserahkan ke Keluarga
Dia juga menegaskan, pihaknya punya bukti kuat kalau senjata tersebut adalah milik dari anggota laskar khusus yang menyerang angota kepolisian. “Kami punya bukti kuat kalau itu adalah milik penyerangnya,” tegasnya.
Menurutnya, pihaknya tidak mungkin mengeluarkan statemen yang mengada-ngada bila tidak memiliki bukti kuat. “Kita akan umumkan nanti kalau semuanya itu milik mereka,” tukasnya.