Pelaku mengenal korban sejak Juni 2020 saat korban berkenalan di dalam satu kendaraan umum. Kemudian, keduanya kembali bertemu pada Juli 2020 pada saat pelaku tengah berulang tahun.
"Pelaku mengaku sakit hati dengan korban karena sering lakukan asusila pada pelaku. Asusila sesama jenis yang korban merasa dipaksa melakukan asusila itu sejak bulan Juli," jelas Yusri.
Baca Juga: Ahmad Mutilasi Korbannya karena Kesal Sering Disodomi
Tidak hanya itu, hubungan sesama jenis yang awalnya dibayar Rp100 ribu. Namun, lama kelamaan tidak diberi imbalan sesuai janjinya.
"Dari bulan Juli sampai terakhir minggu kemarin itu sudah lebih dari 50 kali. Kesal ingin membunuh korban dengan alasan kasar dan pembayarannya itu beberapa kali tidak dibayar," bebernya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.