Bertengkar dengan Mantan Isteri, Jutawan Rusia Ini Ancam Membakar Uangnya

Susi Susanti, Koran SI · Jum'at 11 Desember 2020 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 11 18 2325899 bertengkar-dengan-mantan-isteri-jutawan-rusia-ini-lebih-memililih-membakar-uangnya-qSxxA4v9AD.jpg Foto: Twitter

RUSIA – Jutawan asal Rusia mengatakan lebih suka membakar kekayaannya daripada membayar penyelesaian perceraian mantan istrinya.

Jutawan Oligarch Farkhad Akhmedov diduga menyembunyikan uangnya dari mantan pasangannya di Rusia untuk menghindari pembayaran yang diperintahkan oleh pengadilan Inggris.

Melalui pesan kepada putra tertua mereka Temur Akhmedov, 27, yang ditulis dalam bahasa Inggris yang tidak terlalu lancar, taipan minyak dan gas itu menulis dirinya akan membakar uang ini daripada memberikannya.

Sang mantan istri Tatiana Akhmedova, 48, yang berasal dari Rusia dan tinggal di London, mencoba untuk mendapatkan uang sekitar 450 juta poundsterling (Rp8,4 triliun) dari perceraiannya itu. Keduanya diketahui telah menikah selama 20 tahun.

Tak tinggal diam, Akhmedova diketahui terus mengambil tindakan hukum di Inggris dan luar negeri dalam upaya untuk melacak aset sang mantan suami.

Dirinya juga ikut menuntut sang anak Temur di pengadilan karena telah membantu ayahnya menyembunyikan aset dan berutang hampir 70 juta poundsterling (Rp1,3 triliun). Namun sang anak membantah tuduhan terhadapnya dan mengatakan klaim ibunya harus dibatalkan.

(Baca juga: Skandal 42 Bayi dan 13 Ibu Melahirkan Meninggal, Bos Rumah Sakit Mundur Saat Penyelidikan)

Sementara itu, Temur, yang sekarang bekerja sebagai pedagang kota di London setuju dengan langkah ayahnya itu. Sang anak mengatakan ibunya telah menghancurkan hidupnya ketika dia masih kecil.

“Benar-benar saya setuju. Saya pikir sangat salah bagi ibu saya untuk menghancurkan hidup saya ketika saya masih kecil dan mengajari saya nilai-nilai emosional, nilai-nilai keluarga, yang tidak dia patuhi,” terang Temur, dikutip Daily Mail.

Dia memberi tahu hakim bagaimana ibu dan ayahnya berselingkuh ketika dia masih kecil.

Terkait hal ini, Hakim Knowles sedang mempertimbangkan bukti dalam perselisihan antara ibu dan anak pada persidangan di Divisi Keluarga Pengadilan Tinggi di London.

Sebelumnya, pada 2016, Akhmedova dianugerahi 41,5 persen bagian dari kekayaan mantan suaminya senilai 1 miliar poundsterling (Rp18,6 triliun) di pengadilan di London pada akhir 2016.

Saat itu, Hakim Haddon-Cave mengatakan dia harus menerima 453 juta pundsterling (Rp8,4 triliun). Namun hakim telah mendengar jika dia sejauh ini hanya menerima sekitar 5 juta poundsterling (Rp93 miliar) dan mantan suaminya belum secara sukarela membayar apa pun.

Sang suami, Akhmedov mengatakan karena dia dan mantan istrinya bukan orang Inggris, dan tidak menikah di Inggris, seharusnya hakim Inggris tidak membuat keputusan untuk mereka.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini