JAKARTA - Pengamat Militer Nefo Susaningtyas Kertopati mengatakan, Hari Nusantara yang diperingati hari ini, Minggu (13/12/2020), merupakan bukti nyata kemenangan diplomasi Indonesia pada tataran internasional.
Pengamat yang akrab disapa Nuning itu mengatakan, Deklarasi Djuanda 1957 membuktikan bahwa inisiatif Presiden Soekarno bermanfaat tidak hanya untuk Indonesia tetapi juga banyak negara di dunia yang secara geografis memiliki banyak pulau.
“Presiden Soekarno dengan Deklarasi Djuanda meneguhkan kedaulatan Maritim Indonesia dengan batas semula 3 mil dari pantai menjadi 12 mil.
Dengan tambahan 12 mil, maka wilayah laut Indonesia menjadi sangat luas berikut kekayaan alamnya,” kata Nuning.
Baca juga: Hari Nusantara, Erick Thohir: Kerja Nyata Wujudkan Indonesia Maju
Nuning melanjutkan, kedaulatan maritim juga merefleksikan kesatuan wilayah sekaligus persatuan bangsa Indonesia. Dari Perspektif Geopolitik, maka Presiden Soekarno sudah membuktikan pengaruh yang luar biasa kepada seluruh bangsa di dunia.
“Berlakunya Hukum Laut Internasional (UNCLOS) pada tahun 1982 dan berlaku hingga kini banyak memberi hubungan internasional antar negara,” kata dia.
Dengan demikian, ujar Nuning, Hari Nusantara sebagai wujud nyata kemenangan diplomasi Indonesia kini berlanjut dengan visi menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.
“Banyak negara berharap lahirnya diplomat ulung dari Indonesia yang dapat secara gigih mewujudkan visi tersebut. Banyak negara sangat mendukung peran penting Bangsa Indonesia dengan kedaulatan maritimnya,” ujarnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.