Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

COD Tengah Malam, Penjual Handphone Tertipu Dibayar Uang Palsu Bertuliskan Rp100 Ribu

Djairan , Jurnalis-Jum'at, 18 Desember 2020 |15:46 WIB
COD Tengah Malam, Penjual <i>Handphone</i> Tertipu Dibayar Uang Palsu Bertuliskan Rp100 Ribu
Penjual handphone ditipu pembelinya menggunakan uang palsu saat COD tengah malam. (Foto : Facebook/FKPM Pelita Samarinda)
A
A
A

SAMARINDA - Seorang warga Kota Samarinda, Kalimantan Timur, ditipu oleh pembeli saat menjual handphone. Nasib apes itu dialaminya saat menjual handphone dengan cara COD (cash on delivery) atau bertemu langsung dengan pembeli.

Penjual handphone ditipu pembeli yang membayar menggunakan "uang palsu", pada 16 Desember 2020 pukul 24.00 malam. Parahnya, uang palsu itu hanyalah kertas polos yang bertuliskan angka ‘100.000’ menggunakan spidol merah dan dibubuhi gambar dua orang layaknya pahlawan di uang kertas asli.

Penjual telah melaporkan kejadian yang dialaminya ke Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Pelita Samarinda, pada Kamis (17/12/2020). Dalam unggahan di laman grup Facebook, terlihat barang bukti berupa uang palsu yang tampak ‘nyeleneh’ itu.

“FKPM menerima Lp jual beli hp dibayar menggunakan uang palsu unik. Korban COD dengan pelaku pada hari Rabu 16 Des 2020, jam 12 malam, di Jalan Siraj Salman,” ujar pihak FKPM Pelita Samarinda, dikutip Jumat (18/12/2020).

Dijelaskan, saat hendak melakukan COD korban dan pelaku masing-masing menyebutkan ciri-ciri mereka agar tidak salah orang. Saat bertemu, korban menyerahkan handphone ke pelaku dengan harga yang sudah disepakati Rp900 ribu.

Namun, saat itu posisi pelaku tetap berada di atas motornya yang mesinnya masih menyala. Lalu, pelaku menyerahkan uang yang digenggamnya kepada korban. Tanpa curiga, korban langsung menerimanya tanpa memeriksa uang yang digenggamnya.

Baca Juga : Viral Emak-Emak Gampar Bocah 4 Tahun Gegara Rusak Tanamannya

“Sehingga korban tidak melihat yang diserahkan itu uang atau bukan, apalagi malam hari. Belum sempat korban menghitung dan melihat uang tersebut, pelaku langsung kabur. Begitu uang itu dilihat oleh korban, alangkah kagetnya ternyata uang palsu. Korban sempat mengejar, namun kehilangan jejak,” kata pihak FKPM Pelita Samarinda.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement