Bayi dalam Tas Hajatan Gegerkan Warga Jetis Mojokerto

INews.id, · Minggu 20 Desember 2020 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 20 519 2330902 bayi-dalam-tas-hajatan-gegerkan-warga-jetis-mojokerto-FK81ujedHF.jpg Foto: iNews/Sholahudin.

MOJOKERTO - Bayi dalam bungkusan tas hajatan gegerkan warga Desa Wonorejo, Kecamatan Jetis, kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Bayi tersebut ditemukan di depan teras rumah warga dengan kondisi tali pusar dan plasenta masih menempel.

Belum diketahui ibu dari bayi malang tersebut. Dugaan sementara bayi tersebut sengaja dibuang dan berharap ada orang yang merawatnya. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan.

BACA JUGA: Beda Versi Polri-FPI Terkait Penembakan 6 Laskar FPI

Informasi yang dihimpun, bayi tersebut ditemukan di depan teras rumah Yuyun Krisnawati (36) warga Wonorojo pada Jumat (18/12/2020) malam. Bayi pertama kali ditemukan Aurel, anak Yuyun, saat bangun tengah malam ke kamar mandi.

“Malam itu anak saya bangun ke kamar mandi. Tahu-tahu ada suara menangis dari dalam tas berkat (hajatan). Pas dibuka ternyata bayi. Malam itu juga saya lapor warga,” katanya, Minggu (20/12/2020).

Yuyun mengatakan, saat ditemukan kondisi bayi masih merah. Beberapa bagian tubuh masih menempel darah, seperti baru dilahirkan. “Tali pusar masih utuh. Ari-arinya masih nempel. Gak pakai baju,” katanya.

Kasus penemuan bayi ini sudah ditangani Polsek Jetis. Selain meeriksa saksi, polisi juga memeriksa, lokasi sekitar rumah yaitu di perkebunan warga dan kebun bambu. Sebab, dari informasi warga sekitar, di kebun bambu sering dijadikan remaja pacara hingga berbuat asusila.

BACA JUGA: Razia Prokes, 2 Kafe di Jakarta Disegel

Kapolsek Jetis Kompol Hariyono mengatakan, bayi berjenis kelamin perempuan ini masih dalam perawatan di rumah sakit dan dalam kondisi sehat. Pihaknya masih memeriksa warga dan lokasi sekitar untuk mencari ibu pembuang bayi.

“Sekitar jam 22.30 kami mendapat informasi dari warga ada penemuan bayi. Selanjutnya kami mendatangi TKP dan memang benar ada bayi. Di taruh depan rumah kemudian bayi kami bawa ke RS RA Basuni. Kondisinya sehat,” katanya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini