Cara Musisi Aceh Mengenang 16 Tahun Bencana Tsunami

Syukri Syarifuddin, iNews · Senin 21 Desember 2020 08:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 21 340 2331260 cara-musisi-aceh-mengenang-16-tahun-bencana-tsunami-isSRbwCCgX.JPG Potongan video clip Tuha (Foto: iNews/Syukri)

ACEH - Mengenang musibah gempa bumi dan gelombang tsunami Aceh 16 tahun silam, dua musisi yang juga mantan korban dalam bencana dahsyat tersebut, merilis instrumental menceritakan kisah tsunami Aceh, yang menelan ratusan ribu korban jiwa.

Berbagai cara dilakukan warga di Provinsi Aceh, untuk mengenang musibah gempa bumi dan gelombang tsunami, yang pernah meluluh lantakkan bumi Serambi Makkah 24 Desember 2004 silam.

Selain melakukan ziarah ke kuburan massal dan menggelar doa bersama di sejumlah rumah, yang anggota keluarganya meninggal dunia, dua musisi di Aceh, yang juga mantan korban dalam musibah maha dahyat itu meluncurkan sebuah single barunya berupa instrumental berdurasi 4 menit 50 detik.

Single grup band Tuha tersebut menceritakan kisah kisah, yang terjadi pada saat tsunami melanda Aceh, dan instrument ini bisa di akses di Youtube dan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk mengenang bencana alam terbesar di abad 20 ini.

Album ini sengaja dirilis jelang peringatan tsunami 26 Desember, agar masyarakat bisa belajar tentang mitigasi bencana jika sewaktu waktu melanda.

"Album ini juga persembahan khusus bagi masyarakat aceh dan seluruh pecinta musik di Tanah Air," jelas salah satu personel grup band Tuha, Akhsan Khairuna.

Sama dengan grup band pada umumnya, Tuha turut juga menggabungkan, unsur musik tradisional Aceh dan modern seperti rebana, seruling, tepuk Didong Gayo serta piano dalam tiap karyanya, hal itu dilakukan guna menggugah hati pecinta musik yang menyaksikan karya mereka.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini