ACEH - Mengenang musibah gempa bumi dan gelombang tsunami Aceh 16 tahun silam, dua musisi yang juga mantan korban dalam bencana dahsyat tersebut, merilis instrumental menceritakan kisah tsunami Aceh, yang menelan ratusan ribu korban jiwa.
Berbagai cara dilakukan warga di Provinsi Aceh, untuk mengenang musibah gempa bumi dan gelombang tsunami, yang pernah meluluh lantakkan bumi Serambi Makkah 24 Desember 2004 silam.
Selain melakukan ziarah ke kuburan massal dan menggelar doa bersama di sejumlah rumah, yang anggota keluarganya meninggal dunia, dua musisi di Aceh, yang juga mantan korban dalam musibah maha dahyat itu meluncurkan sebuah single barunya berupa instrumental berdurasi 4 menit 50 detik.
Single grup band Tuha tersebut menceritakan kisah kisah, yang terjadi pada saat tsunami melanda Aceh, dan instrument ini bisa di akses di Youtube dan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk mengenang bencana alam terbesar di abad 20 ini.
Album ini sengaja dirilis jelang peringatan tsunami 26 Desember, agar masyarakat bisa belajar tentang mitigasi bencana jika sewaktu waktu melanda.