Libur Natal dan Tahun Baru 2021, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin di Tol Cipali

Fathnur Rohman, Okezone · Senin 21 Desember 2020 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 21 525 2331717 libur-natal-dan-tahun-baru-2021-polisi-siapkan-rekayasa-lalin-di-tol-cipali-Qd0FzmmJPl.jpg Ruas Tol Cipali. (Foto : Okezone)

CIREBON - Polresta Cirebon akan menyiapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dan Kanci-Pejagan. Sebab, selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), volume kendaraan di dua ruas jalan tol tersebut diprediksi meningkat.

Kapolresta Cirebon, Kombes M Syahduddi menjelaskan, bila terjadi kepadatan arus lalu lintas di Jalan Tol Cipali, khususnya yang mengarah ke Jawa Tengah, pihaknya akan mengalihkan kendaraan angkutan barang dengan kriteria tertentu agar melintas di jalur arteri.

Selain itu, kata dia, pos pengamanan terpadu didirikan di Gerbang Tol Palimanan untuk mengamankan arus lalu lintas di Jalan Tol Cipali selama libur Nataru.

"Untuk pengalihan arus, kita mempedomani surat edaran dari Kementerian Perhubungan, dalam hal ini Direktur Jendral Perhubungan Darat, ada pembatasan angkutan barang tertentu, di hari-hari tertentu yang akan melintasi jalan tol," ujar Syahduddi kepada wartawan di Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, Senin (21/12/2020).

"Pertimbangannya ketika arus lalu lintas di sepanjang jalur tol Cipali mengalami kepadatan, khususnya jalur yang mengarah ke jalur Jawa Tengah saat mudik, kita akan mengalihkan kendaraan-kendaraan sumbu tiga dengan kriteria tertentu, dari jalan tol ke arteri," ucap Syahduddi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, sejumlah personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub, Jasa Marga, dan lainnya, akan bersiaga di pos terpadu yang didirikan di Gerbang Tol Palimanan. Pos terpadu juga didirikan di rest area KM 228 A dan KM 229 B Jalan Tol Kanci-Pejagan.

Baca Juga : Operasi Lilin 2020, 123.451 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Natal dan Tahun Baru 2021

Syahduddi mengaku, dua rest area tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam pengamanan libur Nataru. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengelola rest area, supaya daya tampung maksimal di rest area KM 228 A dan KM 229 B hanya 50 persen saja.

"Ketika nanti di rest area dengan mempertimbangkan penyebaran Covid-19 yang masih tinggi, maka di rest area kita kordinasikan dengan pengelola rest area, untuk daya tampung maksimalnya 50 persen dari daya tampung standarnya," tutur Syahduddi.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan meminta pengelola rest area agar mengatur waktu istirahat para pengendara. Sehingga, penumpukan kendaraan di rest area bisa diminimalkan.

Baca Juga : Ini Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Natal-Tahun Baru 2021

"Kemudian kita membatasi durasi waktu yang beristirahat. Ini mengantisipasi penumpukan atau antrean, sehingga menghindari kerumunan," ucap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini