Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Epidemiolog Ingatkan Varian Baru Covid-19 Berpotensi Ganggu Keberhasilan Program Vaksinasi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Minggu, 27 Desember 2020 |05:34 WIB
Epidemiolog Ingatkan Varian Baru Covid-19 Berpotensi Ganggu Keberhasilan Program Vaksinasi
Ilustrasi virus corona. (Foto : Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan, varian baru Covid-19 yang lebih cepat menular berpotensi dapat menganggu keberhasilan program vaksinasi Covid-19 yang telah digagas pemerintah.

Dicky menegaskan bahwa pandemi Covid-19 Indonesia belum terkendali. Sehingga, jika varian baru Covid-19 itu telah ada di Tanah Air bisa saja meningkatkan angka reproduksi efektif (Rt) Covid-19.

"Ini akan mengganggu dari keberhasilan program vaksinasi. Tapi mengganggu vaksin Covid-19 ya belum tentu. Tapi kalau mengganggu program vaksinasi ya jelas karena meningkatkan angka reproduksi dengan misalnya angka 2 bisa jadi 3," kata Dicky saat dihubungi, Minggu (27/12/2020).

Menurut Dicky, varian baru Covid-19 berdampak pada semakin tinggi dan terencananya efikasi vaksin Covid-19.

Varian baru Covid-19 itu, lanjut dia, juga bakal menyerang kelompok produktif dan aktif sehingga semakin memberatkan situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air.

"Ini menambah lagi memberatkan dan memperburuk pandemi kita. Saya tidak menakut-nakuti tapi itu lah yang harus direspon," jelasnya.

Sebelumnya, Dicky menerangkan bahwa varian baru virus Covid-19 dari Inggris berpotensi telah menyebar ke Indonesia.

Dia menduga jenis baru virus Covid-19 yang lebih mudah menular itu telah ada di Tanah Air lantaran virus tersebut sudah dilaporkan sejak September lalu. Apalagi, Singapura telah mengkonfirmasi kasus pertama virus tersebut sudah ada di negaranya.

Baca Juga : Ada Razia Masker dan Rapid Test, Pengunjung Alun-Alun Kota Bekasi Kocar-Kacir

"Terkait Covid baru ini sangat besar kemungkinan sudah masuk di Indonesia. Karena sudah terjadinya di September dan dilaporkan Desember," ujar Dicky.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement