Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diplomat Jerman yang Sambangi FPI Disebut Intelijen, Ini Kata Kemenlu

Fakhri Rezy , Jurnalis-Senin, 28 Desember 2020 |19:24 WIB
Diplomat Jerman yang Sambangi FPI Disebut Intelijen, Ini Kata Kemenlu
Warga Jerman sambangi markas FPI, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah mengatakan, saat bertemu Kedubes Jerman, pihaknya tak membahas diplomat Jeman yang menyambangi markas Front Pembela Islam (FPI) yang disebut sebagai anggota 'Bundesnachrichtendienst' atau pegawai badan intelijen Jeman.

"Tidak berbicara mengenai hal lainnya dan yang bersangkutan terdaftar sebagai diplomat Jerman," kata Faizasyah saat dikonfirmasi Okezone, Senin (28/12/2020).

Baca Juga:  Akhiri Sengketa, DPR Minta Status Lahan Ponpes Habib Rizieq di Megamendung Diperjelas

Teuku mengatakan, Kemenlu hanya mengklarifikasi mengenai tujuan diplomat tersebut menyambangi ormas yang berada di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat tersebut. "Sewaktu pemanggilan Wakil Dubes Jerman yang lalu fokusnya adalah memintakan klarifikasi maksud kunjungan dan menyampaikan posisi pemerintah atas kunjungan tersebut," ucapnya.

Ia memastikan, diplomat Jerman yang menyambangi FPI itu sudah dipulangkan ke negara asalnya, sebelum adanya permintaan dari pemerintah. "Sebelum dimintakan untuk dipulangkan, pihak Jerman sudah menyampaikan akan memualngkan yang bersangkutan. Seingat saya sudah dipulangkan Minggu lalu," pungkasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi I DPR RI M Farhan menyebut warga negara Jerman yang menyembangi Markas FPI bukanlah diplomat, melainkan seorang pegawai badan intelijen Jeman. Ia mengatakan, hasil penyelidikan Komisi I DPR menunjukan bahwa orang asing menyambangi FPI yakni bernama Suzanne Hall dari BND atau 'Bundesnachrichtendienst' atau badan intelijen Jerman.

"Ternyata ketika dilakukan penyelidikan ke beberapa sumber kita di Berlin langsung, si Suzanne Hall ini bukan pula pegawai pemerintah yang tercatat di Kementerian Luar Negeri Jerman, dia tercatat sebagai pegawai di B.N.D atau Badan Intelijen Jerman," kata Farhan dalam diskusi Teka-teki Telik Sandi di Markas FPI.

Baca Juga: Komnas HAM: Rekaman CCTV Jasa Marga Masih 'Kasar', Perlu Dianalisis

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement