JAKARTA - PT Jasa Marga memberlakukan serangkaian tindakan untuk mengurai kemacetan dalam rangka atus balik pasca libur Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta. Beberapa caranya adalah menerapkan sistem contraflow dan menempatkan beberapa petugas di lokasi yang dinilai rawan terjadi kepadatan.
Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian untuk memberlakukan rekayasa lalu lintas tersebut.
"Pemberlakuan contraflow pada arus balik di antaranya untuk menghindari kepadatan pertemuan dua lalu lintas Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta di Km 66 serta kepadatan jelang akses masuk dan keluar rest area Km 62 dan Km 52," kata Dwimawan dalam keterangannya, Jumat (1/1/2021).
Baca Juga: Puncak Arus Balik Libur Nataru Diprediksi pada 3 Januari 2021
Tak hanya itu, dalam mengantisipasi kemacetan, dirinya turut menghentikan proyek pekerjaan di sekitar ruas tol sementara waktu. Selain itu, mobilisasi alat berat yang berkaitan dengan proyek pekerjaan juga tidsk dilakukan.
"Jasa Marga juga mendukung Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dan pihak Kepolisian untuk melakukan pembatasan operasional angkutan barang berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor SE.24/AJ.201/DRJD/2020 tanggal 10 Desember 2020," katanya.
Berdasarkan SE tersebut, sambungnya, pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga atau lebih berupa pengalihan arus lalin dari jalan tol menuju arteri. Menurutnya, arus balik, mobil barang akan dilakukan pemeriksaan untuk pengalihan ke jalan arteri Pantura dari arah Timur ke arah Barat mulai dari GT Kendal.