Cabuli Anak Didik di Tempat Ibadah, Oknum Guru Ngaji Babak Belur Dihajar Massa

Adhar Pangeran, iNews · Senin 04 Januari 2021 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 340 2338388 cabuli-anak-didik-di-tempat-ibadah-oknum-guru-ngaji-babak-belur-dihajar-massa-szCFQrZq8B.jpg Massa saat akan menghakimi guru ngaji yang berbuat asusila terhadap anak didiknya.(Foto;iNews TV)

DOMPU - Entah setan apa yang ada di kepala JN (27) warga Dusun Kabuntu, Desa Bara, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu , Nusa Tenggara Barat, sehingg tega mencabuli anak didiknya sendiri. Parahnya lagi, knum guru ngaji itu mencabuli Mawar (11) anak didiknya sendiri di dalam tempat ibadah.

Warga yang marah, nyaris menghakiminya pada Minggu (3/1/2021). Beruntung polisi datang ke lokasi kejadian, sehingga pelaku selamat dari amuk massa.

Perilaku bejat dilakukan sudah berlangsung lama, dan menjadi buah bibir masyarakat yang ada di desa tersebut. Karena sudah meresahkan masyarakat sekitar mencoba melakukan pengintaian dan benar usai pelaku mengajar mengaji pelaku langsung memanggil salah satu anak didiknya dan melakukan tindakan tidak terpuji, dengan cara mencium dan meraba korban.

Baca Juga: Ngaku Bisa Sembuhkan Covid-19, Dukun di Tangerang Lecehkan 7 Wanita

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menghakimi pelaku dan membawa pelaku ke rumah kepala Dusun setempat. Takut akan terjadi amuk massa kepala dusun langsung menghubungi aparat kepolisian setempat. Aparat Polsek Woja yang datang langsung membawa pelaku ke Markas Polres Dompu.

Baca Juga: Dilecehkan saat Suguhkan Susu, Wanita Pedagang Angkringan Polisikan Pelanggannya

Paur Humas Polres Dompu, Aiptu Hujaifah, menjelaskan, saat dilakukan penjemputan terhadap pelaku polisi terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan lantaran ratusan warga mencoba ingin kembali menghakimi pelaku.

"Saat Polisi mengevakuasi pelaku kami terpaksa ambil langkah keras dengan mengeluarkan tembakan peringatan ke udara hal tersebut karena ratusan masyarakat mencoba ingin membunuh pelaku dan yang dinilai masyarakat sekitar sangat bejat," ungkapnya.

Usai dievakuasi dari kepungan warga, pelaku langsung dibawa ke Polres Dompu, untuk dilakukan pemeriksaan secara mendalam. Saat ini pelaku sedang dilakukan pemeriksaan secara mendalam dan pelaku diancam dengan Pasal 81 Ayat 1 dengan ancaman 15 tahun penjara," jelasnya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini